Posts Tagged ‘rekor’

Olimpiade XXX akan diselenggarakan di kota London mulai tanggal 27 Juli sampai 12 Agustus 2012. Sayangnya, kualitas udara yang buruk dapat menimbulkan masalah bagi para atlet yang mencoba memecahkan rekor dunia. Para ilmuwan di Inggris mengatakan bahwa tahun ini, tingkat polusi di London mencapai tingkat tertinggi sejak tahun 2006.

Para ilmuwan dari King College University mengatakan bahwa tingkat polusi ozon dan suhu udara di London sudah melampaui pedoman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berpotensi menyebabkan gangguan napas bagi para atlet. Saat ini, setidaknya ada 17.000 atlet dari lebih dari 200 negara yang akan berpartisipasi dalam 26 cabang olahraga yang akan bertanding di London.

“Manusia tidak akan bisa mendapat cukup oksigen untuk tubuhnya agar dapat beraktifitas penuh secara optimal sampai tingkat tertinggi. Itu artinya para atlet mungkin tidak akan dapat memecahkan rekor di bawah kondisi seperti ini,” kata Profesor Frank Kelly, Direktur King’s College London’s Environmental Research Group seperti dilansir Reuters, Jumat (27/7/2012).

Pemerintah Inggris telah mengeluarkan peringatan mengenai tingkat konsentrasi ozon di bagian selatan Inggris yang mencapai lebih dari 190 mikrogram per meter kubik pada Rabu (25/7/2012) lalu. Sedangkan batasan yang ditetapkan WHO adalah 100 mikrogram per meter kubik. Tingkat polusi ini ditemukan tertinggi di London, tapi di beberapa daerah lain di Inggris dan Wales juga dapat terpengaruh.

Kondisi ini dianggap tidak ideal untuk melakukan kegiatan atletik, apalagi untuk event dengan jangka waktu yang panjang. Atlet dianggap sangat rentan karena menghirup banyak udara dengan sangat cepat selama beberapa jam. Bahkan penduduk London yang bukan menjadi peserta Olimpiade saja mungkin akan waspada dengan tingkat polusi ini.

“Mungkin sekitar 20 persen dari populasi yang sehat akan merasakan sesak dada saat menjalani aktivitas normal sehari-hari. Untuk orang yang melakukan olahraga fisik, dampak yang dirasakan mungkin lebih kuat,” kata Kelly.

Pejabat pemerintah setempat mengatakan bahwa kebanyakan orang tidak akan terpengaruh oleh kenaikan ozon ini, tetapi bagi penderita penyakit jantung atau paru-paru mungkin mengalami peningkatan gejala penyakit. Peningkatan konsentrasi ozon disebabkan oleh pemanasan suhu yang dihasilkan polusi lalu lintas dan industri.

“Ini adalah ‘musim panas asap’ yang terburuk selama bertahun-tahun. Pemerintah harus memastikan masyarakat mendapat peringatan. Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade juga harus mendapat informasi ini sehingga atlet dan tim dapat membuat penilaian sendiri akan potensi resiko kesehatan,” kata Simon Birkett, pendiri dan direktur kelompok kampanye Clean Air in London.

Menurut harian the Guardian, peringatan ini adalah peringatan serius pertama sejak undang-undang baru mengenai informasi publik terkait tingkat polusi mulai berlaku pada tahun 2008. Asap atau smog musim panas ini juga dikabarkan sebagai yang terburuk di Inggris semenjak tahun 2006.

http://health.detik.com/read/2012/07/27/162532/1976844/763/polusi-udara-london-bisa-bahayakan-atlet-olimpiade-2012?l1102755

Iklan

Riana Helmi tercatat sebagai dokter termuda di Indonesia dengan usia 19 tahun 9 bulan. Karena berhasil lulus sebagai dokter termuda, Riana yang diwisuda Fakultas Kedokteran (FK) UGM Kamis 30 Desember 2010 juga mendapatkan piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Riana dilantik bersama 142 dokter baru FK UGM periode III tahun ajaran 2010/2011. Dokter-dokter baru UGM tersebut terdiri atas 46 laki-laki dan 96 perempuan yang dilantik langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD.

Rihana sebelumnya pernah tercatat dalam rekor MURI saat menjadi dokter muda pada usia 17 tahun 9 bulan pada Mei 2009. Kemudian Rihana menyelesaikan kuliahnya hingga menjadi dokter penuh di usia 19 tahun
9 bulan.

“Meskipun pernah tercatat sebagai sarjana kedokteran termuda hingga dokter termuda, kami yakin Riana tetap sudah matang, baik sosial dan psikologis, sehingga tidak ada kesulitan ketika terjun di lapangan,” kata Ghufron dalam rilis yang disiarkan UGM seperti dilansir Jumat (31/1/2/2010).

Dengan dilantiknya 142 dokter baru ini, hingga kini Fakultas Kedokteran UGM telah meluluskan sebanyak 7.204 dokter. Dari 142 dokter baru yang dilantik, 83 dokter lulus dengan menyandang predikat cumlaude.

Lulusan terbaik kali ini diraih oleh Agus Simahendra dengan nilai IPK 3,97. Sementara itu, dokter lulusan tertua pada pelantikan kali ini adalah Noor Hanani Binti Mohd Hilmin, dengan usia 25 tahun 10 bulan.

Riana Helmi adalah dokter kelahiran Banda Aceh, 22 Maret 1991. Riana tercatat lulus SD di usia 10 tahun, lulus SMP di usia 12 tahun dan lulus SMA di usia 14 tahun. Riana lulus sekolah dengan cepat karena mengikuti program akselerasi. Saat kuliah kedokteran Riana masih berusia 14 tahun dan ia kemudian lulus setelah menempuh kuliah selama 5 tahun.