Posts Tagged ‘manusia’

hidung

Menurut studi terbaru yang dilakukan ilmuwan Amerika Serikat, hidung manusia bisa mengenali sedikitnya satu triliun aroma yang berbeda-beda. Ilmuwan juga mengatakan bahwa manusia bisa membedakan beberapa juta warna yang berbeda dan hampir setengah juta nada suara yang berbeda.

Dilansir Xinhuanet, Jumat (21/3/2014), awalnya, peneliti meyakini bahwa hidung manusia hanya bisa mendeteksi sebanyak 10 ribu baru. “Ini jumlah yang berlaku umum. Analisis kami menunjukkan bahwa kemampuan manusia untuk membedakan bau jauh lebih besar,” tutur Leslie Vosshall, profesor di Rockefeller University.

Aroma yang muncul dalam keseharian kehidupan nyata manusia terbentuk dari campuran kompleks molekul bau. Ilmuwan menyontohkan, aroma mawar memiliki 275 komponen. Meskipun demikian, hanya sedikit jumlah dari komponen tersebut yang paling mendominasi.

Studi terbaru melibatkan percobaan dengan menggunakan 128 molekul bau yang berbeda-beda untuk menciptakan komposit baru. “Kami ingin orang-orang untuk memperhatikan, inilah hal yang benar-benar kompleks,” tutur peneliti.

Dalam penelitian ini, peneliti mengajak 26 relawan dengan tiga botol aroma. Kabarnya, dua botol memiliki aroma yang cocok atau sama dan satu botol berbeda dari kedua botol lainnya.

Relawan diminta untuk mengidentifikasi satu aroma yang berbeda dari yang lain. Setiap relawan membuat 264 perbandingan tersebut. Berdasarkan hasil yang diperoleh melalui tes ini, para peneliti membuat pertimbangan teoritis.

Peneliti mengungkap bahwa setidaknya indera penciuman manusia bisa mendeteksi satu triliun rangsangan penciuman. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Science Amerika Serikat.

http://techno.okezone.com/read/2014/03/21/56/958574/hidung-manusia-bisa-deteksi-1-triliun-aroma

Iklan

Kuman tak selalu identik dengan kotor dan tidak sehat. Nyatanya ilmuwan telah sepakat bahwa di dalam tubuh manusia, bahkan yang sehat sekalipun ada lebih dari 10.000 kuman yang hidup bersama.

Jangan keburu jijik dulu. Banyak organisme ini yang bekerja untuk menjaga manusia agar tetap sehat.

Satu hal yang mengejutkan lainnya adalah ternyata hampir semua orang memiliki beberapa jenis bakteri berbahaya atau patogen di dalam tubuhnya namun kadarnya rendah.

Tapi ketika seseorang itu sehat, sama halnya dengan 242 orang dewasa AS yang mengajukan diri untuk diuji dalam proyek ini, mikroba tersebut diam-diam hidup berdampingan dengan mikroba yang jinak atau bermanfaat bagi tubuh.

Lalu mengapa bakteri yang buruk membahayakan beberapa orang dan tidak berbahaya bagi lainnya? Perubahan apa yang terjadi pada mikroba-mikroba itu sehingga menempatkan seseorang pada risiko penyakit, mulai dari infeksi, sindrom iritasi usus besar hingga psoriasis?

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Nature and Public Library of Science ini juga berhasil merubah pandangan ilmuwan tentang bagaimana orang bisa tetap sehat atau tidak.

“Temuan ini memberi cara baru dalam memandang biologi manusia dan penyakit manusia. Tentu saja hal ini menakjubkan sekaligus menginspirasi,” kata Dr. Phillip Tarr dari Washington University di St Louis, salah satu peneliti utama dalam proyek senilai 173.000.000 dollar AS yang didanai oleh National Institutes of Health tersebut.

“Bakteri ini bukanlah penumpang,” tegas Tarr seperti dilansir dari foxnews, Jumat (15/6/2012). “Mereka aktif secara metabolik. Sebagai sebuah komunitas, sekarang kita harus memperhitungkan mereka sama halnya kita memperhitungkan ekosistem dalam hutan atau air.”

Selain itu, sama halnya dengan ekosistem lingkungan, perubahan mikroba Anda pun bervariasi tergantung bagian tubuh yang ditempatinya.

Sebenarnya para ilmuwan telah lama tahu bahwa tubuh manusia hidup berdampingan dengan triliunan kuman yang mereka sebut mikrobiom itu.

Namun sayangnya sampai saat ini para peneliti belum mengetahui mikroba apa saja yang tinggal di tubuh orang sehat dan dimana letaknya serta apa yang sebenarnya mikroba-mikroba itu lakukan.

http://health.detik.com/read/2012/06/15/123222/1942161/763/ada-10000-kuman-di-tubuh-orang-sehat-lho?l771108bcj

Semua organ tubuh memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Namun ada 5 organ tubuh yang saat ini fungsinya masih misterius dan masih terus dikuak peneliti.

Pada waktu tertentu, manusia tak lagi mengandalkan organ atau struktur organ ini untuk fungsi yang serius. Bisa juga organ ini telah berhenti berkembang atau sampai pada titik dimana organ ini tidak dapat berfungsi seperti sedia kala.

Ilmuwan terkemuka bernama Charles Darwin pun menunjukkan bahwa organ-organ ini merupakan sisa-sisa anatomi pada manusia atau hewan lainnya sebagai bukti adanya evolusi.

Kelima organ tubuh manusia yang fungsinya masih misterius itu seperti dilansir dari Livescience, Kamis (12/7/2012) adalah:

1. Usus Buntu

Kantung kecil yang melekat pada usus besar Anda itu berada di persimpangan usus kecil dan tidak lagi membantu proses pencernaan. Bahkan hanya 1 dari 20 orang yang menjalani operasi usus buntu yang tampaknya tak melakukannya. Namun pada hewan bertulang belakang dan pemakan tumbuhan, usus buntu tetap menjadi bagian dari sistem pencernaannya.

Sebuah studi pada tahun 2009 menemukan bahwa usus buntu manusia bisa saja bermanfaat sebagai tempat penyimpanan bakteri-bakteri yang menguntungkan sehingga Anda takkan mengalami diare karena bakteri-bakteri yang tersimpan ini bisa bergegas ke usus dan menyelamatkan Anda.

2. Tulang Ekor

Kakek nenek Anda memang tak punya ekor tetapi jika Anda melongok ke pohon keluarga lebih jauh maka Anda akan tahu bahwa nenek moyang manusia atau manusia purba memilikinya.

Mamalia lain menggunakan ekornya sebagai alat keseimbangan, namun ketika manusia belajar berjalan, ekor ini menjadi tak berguna dan proses evolusi mengubahnya menjadi beberapa tulang yang menyatu dan menyebutnya sebagai tulang ekor.

3. Puting pada Pria

Selain wanita, pria juga memiliki puting karena sejak dalam kandungan, jenis kelamin gender bisa berubah-ubah. Lagipula pada dasarnya semua janin awalnya berkelamin perempuan kemudian hormon testosteron menyebabkan si janin berbelok menjadi laki-laki atau perempuan. Jangan heran jika sebagian pria diketahui bisa menghasilkan asam laktat atau asam susu dan menderita kanker payudara.

4. Erector Pili dan Rambut Penutup Tubuh

Kedinginan dan rasa takut dapat menyebabkan serat-serat otot yang disebut erector pili untuk hidup dan memaksa rambut-rambut di tubuh Anda agar berdiri dan membuat hewan atau sesuatu yang Anda takuti terlihat semakin besar dan mengancam jiwa Anda.

5. Gigi Bungsu (Gigi Molar)

Tak lebih dari memberi rasa nyeri pada banyak orang, gigi bungsu yang juga bagian dari gigi geraham ini mungkin hanya berfungsi satu kali dalam seumur hidup manusia, kata ilmuwan.

Untuk setiap sisi rahang, ada geraham depan (pre-molar) berjumlah 2 buah dan geraham belakang (molar) berjumlah 3 buah. Namun dari waktu ke waktu rahang manusia semakin mengecil dan gigi molar ke-3 ini tak punya ruang untuk tumbuh, bahkan sering terjadi penumpukan sisa makanan dan menyebabkan gigi berlubang.

http://health.detik.com/read/2012/07/12/185535/1964134/763/5-organ-tubuh-yang-fungsinya-masih-misterius?l1101755hl

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ketika Anda menatap jari-jari Anda dalam waktu yang cukup lama maka Anda merasa ada benda asing di depan mata Anda? Tampak aneh bukan? Hal yang sama berlaku untuk beberapa aktivitas harian yang Anda lakukan.

Misalnya ketika Anda melihat hal-hal lucu lalu tiba-tiba Anda berteriak seperti kejang atau yang dikenal sebagai tertawa dan Anda menghabiskan sepertiga waktu Anda setiap harinya dalam keadaan seperti mayat atau yang dikenal sebagai tidur. Dengan sedikit perenungan maka lama-kelamaan Anda akan berpikir perilaku-perilaku ini tampaknya benar-benar aneh.

Ternyata tak hanya tertawa dan tidur, masih ada 8 hal lain yang biasa Anda lakukan sepanjang waktu namun terasa aneh dan alasan Anda melakukannya seperti dilansir dari lifeslittlemysteries, Kamis (7/6/2012).

1. Menangis
Aneh jika kesedihan bisa menyebabkan air tumpah dari mata kita. Lagipula diantara semua jenis hewan, hanya manusialah yang mengeluarkan air mata karena emosi.

Keberadaan air mata itu tak hanya bertujuan untuk mengkomunikasikan perasaan tertekan, namun para ilmuwan juga percaya air mata membawa hormon-hormon tertentu yang tidak diinginkan dan protein lain yang dihasilkan selama periode stres untuk dikeluarkan dari tubuh.

2. Cegukan
Cegukan adalah kondisi kejang spontan yang terjadi pada diafragma atau membran otot di dalam dada Anda yang sangat penting bagi proses bernapas Anda. Cegukan pun terjadi karena otot diafragma terganggu, biasanya akibat terlalu banyak atau terlalu sedikitnya makanan di perut.

Anehnya, selain menjengkelkan, cegukan itu ternyata memang tak ada gunanya. Satu hipotesis menunjukkan bisa jadi cegukan merupakan sisa-sisa gerakan refleks dari menghisap. Jadi cegukan tak lebih dari sekedar gangguan yang dihasilkan tubuh.

3. Tidur
Sebagian besar manusia menghabiskan sekitar sepertiga hidupnya untuk tidur. Tidak ada manusia yang bisa bertahan hidup tanpa tidur selama lebih dari beberapa hari dan mungkin tidur merupakan salah satu aktivitas yang paling tidak bisa dipahami.

Tidur memang memungkinkan tubuh untuk melakukan “pemeliharaan”, mulai dari produksi bahan kimia yang bisa digunakan selama bangun tidur hingga organisasi neuron di dalam otak yang berkembang. Tidur REM (rapid eye movement) dengan aktivitas tinggi sarafnya terjadi lebih lama setiap malam selama periode pertumbuhan otak.

Beberapa teori menunjukkan tidur penting bagi pemeliharaan daya ingat dan pembelajaran. Tidur juga dapat membantu menanamkan ingatan episodik ke dalam semacam ‘folder’ penyimpanan jangka panjang di dalam otak dan memberikan istirahat yang sangat dibutuhkan mental Anda.

4. Mati
Secara teknis, mati bukanlah kegiatan yang bisa dilakukan sehari-hari. Akan tetapi banyak orang yang mati setiap harinya. Alasannya, manusia mati karena sel-sel di dalam tubuhnya mati. Meskipun sel-sel itu mampu memperbarui dirinya sendiri selama berulang-ulang, namun sel-sel itu tidak dapat melakukannya selamanya.

Di dalam setiap sel, ada telomere yang mengandung informasi genetik yang akan selalu terpotong saat pembelahan sel. Telomeres mampu menangani hal itu tapi lama-lama selnya akan habis (tak ada lagi yang bisa dipotong), informasi yang dibawanya pun menghilang dan sel-selnya tidak dapat membelah diri lagi.

Oleh karena itu banyak ilmuwan yang mulai berpikir untuk memperpanjang kehidupan manusia dan berharap suatu saat nanti bisa memperpanjang usia rata-rata manusia menjadi dua kali lipat.

5. Tersipu
Ternyata reaksi kememerah-merahan dari pipi itu merupakan respon manusia yang universal terhadap adanya perhatian sosial. Semua orang bisa melakukannya, bahkan beberapa orang bisa melakukannya lebih sering dari lainnya. Pemicu kondisi tersipu tidak lain adalah bertemu orang penting, menerima pujian dan mengalami emosi yang kuat dalam sebuah situasi sosial.

Mekanisme biologi dari tersipu adalah pembuluh vena di wajah melebar sehingga lebih banyak darah yang mengalir ke pipi Anda dan menghasilkan kulit kemerahan. Namun para ilmuwan masih bingung mengapa semua itu bisa terjadi dan apa fungsinya.

6. Berciuman
Bagi sebagian orang, berciuman itu aneh, apalagi jika kegiatan yang melibatkan pertukaran ludah itu dibilang romantis. Ternyata hal itu merupakan naluri biologis.

Berciuman memungkinkan orang untuk menggunakan aroma dan rasa sebagai penilaian terhadap calon pasangan yang potensial. Nafas air liur membawa sinyal kimia yang bisa menunjukkan kondisi orang yang bersangkutan sehat atau sakit. Khusus bagi wanita, kedu sinyal kimia itu menunjukkan proses ovulasi, sebuah pesan penting yang dibutuhkan calon mitra reproduksi.

Selain itu, kulit di sekitar hidung dan mulut manusia dilapisi dengan minyak yang mengandung feromon, zat kimia yang memberikan informasi tentang susunan biologis seseorang. Ketika seseorang mengambil feromon satu sama lain saat berciuman, secara sadar dari situ dia bisa menentukan ketertarikan seksual satu sama lain.

Bersamaan dengan isyarat chemosensory yang dipertukarkan selama berciuman, psikolog juga percaya tindakan fisik yang sebenarnya dari berciuman bisa membantu membentuk ikatan pada pasangan. Teori ini didukung oleh fakta bahwa oksitosin (hormon yang mempengaruhi perasaan seseorang saat bersosialisasi, cinta dan kepercayaan) membanjiri otak ketika mulut berciuman.

7. Kentut
Fakta tentang kentut mungkin terdengar jorok, tetapi memang segala hal yang Anda makan atau minum memberi Anda gas. Bahkan secara normal manusia akan kentut sampai setengah galon (1,9 liter) atau sekitar 15-20 kali setiap harinya.

Bau khusus yang keluar akibat kentut datang dari koloni bakteri di dalam saluran di bawah usus kita. Dalam proses konversi makanan menjadi nutrisi yang berguna, bakteri yang mencerna makanan itu menghasilkan gas hidrogen sulfida yang baunya sama dengan telur busuk.

Sama halnya seperti manusia, bakteri-bakteri ini paling suka mencerna makanan manis. Oleh karena itu, gula alami yang ada dalam susu, buah-buahan dan tentu saja kacang-kacangan akan menghasilkan paling banyak kentut.

8. Tertawa
Tertawa itu aneh. Ketika Anda melihat atau mendengar atau melihat sesuatu yang lucu, lalu muncul perasaan aneh yang membuat Anda tiba-tiba ingin berteriak sambil melakukan gerakan seperti kejang dan berulang-ulang. Namun mengapa kita melakukannya?

Para psikolog berpikir perilaku untuk merespon sesuatu seperti tertawa ini berfungsi sebagai sinyal kepada orang lain untuk menyebarkan emosi positif, mengurangi stres dan berkontribusi terhadap kekompakan kelompok. Untuk alasan yang sama, simpanse dan orangutan juga tersenyum dan tertawa saat bermain-main bersama kawanannya.

9. Berkedip
Sebenarnya berkedip itu tak terlalu aneh karena aktivitas sepersepuluh detik itu mampu membersihkan partikel-partikel debu dan memberikan cairan pelumas pada seluruh bagian bola mata.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa otak manusia memiliki bakat untuk mengabaikan aktivitas penggelapan sesaat semacam itu. Berkedip menekan aktivitas di beberapa daerah otak yang bertanggung jawab untuk mendeteksi perubahan lingkungan sehingga Anda tetap bisa merasakan dunia di sekitar Anda sama dengan sebelumnya.

10. Melamun
Tak peduli seberapa keras Anda mencoba untuk tetap fokus pada aktivitas harian seperti menyikat gigi atau mengantri di kedai kopi, Anda juga tetap tidak bisa menghentikan pikiran Anda untuk tidak ‘melayang-layang’.

Anehnya, kehilangan kesadaran kognisi singkat tersebut sebenarnya merupakan hal yang baik. Melamun dianggap penting untuk meningkatkan kreativitas dan imajinasi. Penelitian neurosains menunjukkan bahwa tingkat perhatian manusia bisa bertambah dan berkurang, bahkan manusia diklaim menghabiskan 13 persen waktunya untuk melamun.

11. Melihat Sesuatu dalam 3D
Mata Anda sebenarnya tak bisa menghasilkan efek 3-D. Hal ini sebenarnya hanyalah sebuah trik pikiran. Pertama, otak memanfaatkan “perbedaan teropong” yaitu perbedaan kecil antara gambar yang terlihat oleh mata kita kiri dan kanan. Otak menggunakan dua versi miring itu terhadap sebuah adegan untuk merekonstruksikan kedalamannya.

Untuk objek close-up atau sangat dekat, otak mencatat adanya “konvergensi” mata atau sudut dimana gambar objek itu berayun melalui fokus pada objek untuk menentukan seberapa jauh letak objek itu.

Ketika menatap sesuatu, secara sadar Anda akan mengukur jarak dengan menentukan apa yang disebut sebagai ‘paralaks’. Itulah perbedaan dalam kecepatan dimana benda-benda yang lebih dekat dan lebih jauh tampak seperti bergerak saat Anda melewatinya.

12. Kesemutan
Kesemutan bisa terjadi saat Anda menyilangkan kaki terlalu lama atau terbangun di malam hari dengan tangan yang tampak seperti mati rasa lalu secara bertahap terasa seperti gatal. Lalu apa yang sebenarnya menyebabkan sensasi “kesemutan” itu?

Hal ini terjadi ketika Anda meletakkan tekanan yang terlalu berat pada saraf sehingga menghambat fungsi saraf itu untuk sementara. Ketika saraf secara bertahap kembali normal, entah bagaimana otak menafsirkan aktivitasnya sebagai sensasi kesemutan atau seperti ditusuk-tusuk jarum.

13. Bercukur
Mencukur adalah hal biasa bagi manusia modern sehingga orang yang tidak terbiasa mencukur beberapa bagian tubuh tertentu dianggap tidak menarik. Tapi anehnya perilaku yang ditentukan budaya ini ternyata justru menentang evolusi manusia sendiri.

Lagipula rambut ketiak dan kemaluan berevolusi untuk membantu agar feromon terus terperangkap. Padahal bahan kimia berbau yang ‘dikurung’ rambut ketiak dan kemaluan ini digunakan untuk menarik pasangan, jadi rasanya aneh jika sekarang Anda menganggapnya sebagai sumber bau yang menyengat dan rambut yang memerangkapnya layak untuk dicukur.

Jenggot pun berevolusi untuk membantu wanita membedakan pria dari anak laki-laki, selain itu menunjukkan kedewasaan seorang pria dan menonjolkan garis rahang maskulinnya. Meskipun demikian, belakangan kebanyakan pria memilih untuk mencukur bersih jenggotnya.

14. Mengambil Risiko
Aktivitas yang berisiko tentu saja bisa mematikan, lalu kenapa tidak semua manusia mau berdiam diri di rumah dan terdorong untuk melakukan hal-hal berbahaya?

Para psikolog mengatakan keinginan untuk mengambil risiko berasal dari kebutuhan manusia untuk mengesankan pasangan atau calon pasangannya. Khusus untuk pria, pria menghadapi persaingan intraseksual lebih banyak daripada perempuan sehingga pria harus ‘mengiklankan’ kebugaran seksualnya melalui eksploitasi keberanian yang terang-terangan.

Hal ini menjelaskan mengapa pria cenderung mengambil risiko, terutama saat berada dalam kelompok. Meskipun wanita umumnya lebih sering menolak risiko, namun secara naluriah setiap orang ingin berusaha untuk mengesankan orang lain.

15. Bercinta
Semua orang tahu bahwa seks adalah cara manusia bereproduksi. Penjelasan ilmu biologi terbaiknya yang disebut sebagai hipotesis Ratu Merah (Red Queen) menyatakan bahwa organisme dan parasit hidup seperti berlomba dengan terus-menerus berkembang sebagai respons terhadap mutasi genetik satu sama lain dan menjaga keseimbangannya.

Dalam teori ini, seks memberikan tempat bagi organisme untuk terus bertahan dalam proses evolusi dengan memungkinkan dua organisme untuk mengacak gennya dan menciptakan gen baru berupa kombinasi langka dalam keturunannya.

http://health.detik.com/read/2012/06/07/185919/1935711/763/15-hal-aneh-yang-dilakukan-manusia-setiap-hari?l1102755

Para ilmuwan kini menemukan bukti bahwa nenek moyang manusia telah menggunakan api sejak satu juta tahun yang lalu. Pembuktian ini dari temuan fragmen abu dan tulang yang ditemukan di Gua Wonderwerk, Northern Cape, Afrika Selatan. Temuan diambil dengan menggunakan analisa micromorphological and Fourier transform infrared microspectroscopy (mFTIR).

Seperti dilansir BBC, tim peneliti yang terdiri dari ilmuwan berbasis di AS, lembaga Israel, Jerman dan Afrika Selatan, ini memberi keterangan dalam jurnal PNAS bahwa sedimen menunjukkan frekuensi penggunaan api yang terkendali yang dinyalakan di situs prasejarah tersebut.

Kemampuan untuk menggunakan api dianggap sebagai kunci dalam pengembangan kehidupan manusia. Karena api memberikan manusia jalan untuk memasak makanan dan itu merupakan sebuah teknologi baru pada masa itu.

Tim peneliti juga menemukan alat batu dalam gua. Penemuan ini menunjukkan nenek moyang manusia yang mungkin menggunakan alat batu ini yakni Homo erectus, spesies yang keberadaannya telah didokumentasikan sejauh 1,8 juta tahun yang lalu.

Namun sangat sulit untuk menentukan secara tepat kapan manusia memiliki kemampuan membuat dan mengendalikan api. Ada beberapa yang menyatakan bahwa keahlian itu telah ada, bahkan lebih awal dibanding penemuan dalam situs Wonderwerk.

Para peneliti pun tertantang untuk membantah anggapan bahwa api yang ditemukan itu bisa saja dihasilkan dari kebakaran alami yang dipicu oleh petir.

Sebaliknya, tim PNAS menyatakan argumen bahwa temuan api yang dikendalikan manusia di gua Northern Cape sangat kuat. Jika hal itu benar, penemuan dalam gua Wonderwerk akan membantah penggunaan api paling awal yakni sekitar 300 ribu tahun yang lalu.

Dalam tulisan mereka, para peneliti menggambarkan sisa-sisa bakaran rumput, sikat, daun dan bahkan tulang dalam sedimen gua sekitar 30 meter ke dalam dari pintu masuk. Hal ini sekaligus membantah pendapat bahwa api itu disebabkan oleh kebakaran hutan yang ditiupkan angin dan menuju gua. Kedalaman sedimen juga menunjukkan api dinyalakan di tempat yang sama.

http://teknologi.vivanews.com/news/read/301679-manusia-sudah-gunakan-api-sejuta-tahun-lalu

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, sebenarnya tidak perlu melakukan diet ketat atau menghabiskan banyak waktu untuk berolahraga. Ada banyak langkah kecil yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari yang akan memiliki manfaat kesehatan yang besar.

Kira-kira apa yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar?

Berikut 12 cara sederhana yang dapat dilakukan agar tetap sehat seperti dikutip dari Prevention, Minggu (/2/2012) antara lain:

1. Mendapatkan tidur dengan waktu yang cukup

Beberapa peneliti berpendapat bahwa, insomnia mungkin memicu tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres kortisol. Tingginya kadar kortisol telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan diabetes, yang merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

2. Jaga berat badan tetap ideal

Menambahkan lebih banyak protein dalam diet sehari-hari dapat menjadi senjata rahasia untuk menurunkan berat badan. Hasil penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa, protein membuat merasa kenyang lebih lama daripada karbohidrat atau lemak, sehingga dapat makan lebih sedikit.

3. Jangan takut sinar matahari untuk cukupi kebutuhan vitamin D

Sinar matahari pagi dan sore hari sangat bagus sebagai sumber untuk vitamin D. Hasil penelitian baru sangat mendukung bahwa vitamin D adalah booster kesehatan yang kuat. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Diabetes Care, orang yang mendapatkan cukup vitamin D memiliki risiko lebih rendah menderita diabetes tipe 2.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa, memiliki tingkat rendah dari vitamin D dapat membuat gejala asma memburuk. Vitamin D juga dapat membantu mencegah kanker.

4. Jangan malas makan buah-buahan

Orang kadang lebih suka makan atau membeli makanan pokok ketimbang buah-buahan. Padahal buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, dan atioksidan.

Pepaya memiliki 20-70 kali lebih banyak zat besi, kalsium 10 kali lebih banyak, dan 4-20 kali magnesium sebanyak pisang, apel, dan jeruk. Dan penelitian dari Ohio State telah menemukan bahwa pepaya memiliki tingkat antioksidan seperti cranberry dan cerry.

5. Jangan malas bergerak atau rutin lakukan olahraga

Banyak bergerak membuat tubuh lebih banyak membakar kalori. Biasakan jalan kaki dan kurangi waktu duduk yang terlampau panjang dengan diselingi jalan sebentar-sebentar.

Olahraga sangat penting bagi kesehatan. Untuk menjaga kebugaran tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Lebih baik melakukan olahraga ringan namun rutin seperti, berjalan, yoga, dan lain-lain.

6. Budaya mencuci tangan

Hal kecil yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, antara lain mencuci tangan. Mencuci tangan merupakan tindakan pencegahan penyakit yang utama. Maka sebaiknya mencuci tangan setelah dari toilet dan sebelum makan, serta ketika berkontak dengan tempat umum dan tempat kotor.

7. Meningkatkan imunitas dengan pijatan

Sebuah hasil studi menemukan bahwa, pijatan selama 45 menit dapat meningkatkan jumlah limfosit, yaitu sel darah putih yang melawan bakteri dan virus. Pijatan juga dapat menurunkan zat yang menyebabkan peradangan serta pemicu alergi dan asma. Selain itu, pijatan juga dapat mengurangi produksi hormon yang terkait dengan stres.

8. Tersenyum lebih sering

Sebuah hasil studi menemukan bahwa, orang yang banyak tersenyum akan lebih sehat dan awet muda. Tersenyum dapat melenturkan otot-otot wajah. Orang yang mudah tersenyum juga menandakan ia orang yang bisa mengatasi stres.

9. Mengunyah lebih lama untuk menurunkan berat badan

Memperlama kunyahan ketika makan dapat membantu melangsingkan badan. Sebuah hasil studi menemukan bahwa, orang dapat mengkonsumsi kalori sekitar 12 persen lebih sedikit ketika mereka mengunyah makanannya sebanyak 40 kali setiap gigitan daripada ketika mengunyah sebanyak 15 kali.

Dengan berat badan yang normal, maka risiko berbagai penyakit kronis dapat menurun.

10. Konsumsi rempah-rempah untuk melawan kanker

Berbagai rempah-rempah telah terbukti dapat melawan berbagai penyakit. Seperti kunyit merupakan bahan antioksidan dan dapat menjadi agen anti peradangan.

Kunyit telah dikaitkan dengan mencegah diabetes, melindungi terhadap Alzheimer, dan mengurangi rasa sakit dari nyeri sendi. Sebuah hasil studi baru menunjukkan bahwa, kunyit juga dapat membantu menangkal tumor.

“Penelitian kami menemukan bahwa kurkumin mampu memicu aktivitas penekanan tumor untuk mencegah tumor kanker tumbuh dan menyebar,” kata Dr Ajay Goel, Ph.D., Direktur Epigenetika dan Pencegahan Kanker di Pusat Penelitian gastrointestinal pada Baylor University Medical Center, Dallas.

http://www.detikhealth.com/read/2012/02/05/095921/1834385/766/sehat-dan-bugar-itu-ternyata-gampang-tak-perlu-diet-ketat?l1101755

Keunikan jenis rambut tak lepas dari apa yang berada di balik kulit kepala kita. Kalau Anda cuma sekadar mendengar jawaban “gen” saat bertanya, “Mengapa saya berambut keriting?”, penjelasan di bawah ini menjelaskan apa yang menentukan rambut Anda menjadi keriting atau tidak.

Gen merupakan jawaban yang tepat walau terlalu luas. Sebenarnya, kelenjar rambut yang berada di balik kulit kepala Andalah yang menentukan rambut Anda terbentuk menjadi keriting atau lurus. Andrew Thompson, penulis buku “Why Skies are Blue and Parrots Talk: Answers to the Questions You’ve Always Wanted to Ask”, memaparkan, bentuk kelenjar rambut oval mengakibatkan tampilan rambut Anda menjadi keriting. Sementara bentuk kelenjar rambut bulat akan membuat rambut Anda tumbuh lurus.

Kelenjar rambut dengan bentuk struktur yang unik ini berada di dalam serat, yang memberi informasi genetis ke dalam pipa di kulit kepala dan menentukan akan seperti apa tekstur rambut yang akan tumbuh.

Salah satu misteri yang belum terpecahkan di dunia sains adalah banyaknya kasus kelahiran orang berambut keriting yang teksturnya berubah drastis saat dia menginjak dewasa; dari keriting ke lurus, atau sebaliknya.

Hipotesis instan yang dirilis endokrinologis University of Bradford, Inggris, Dr. Val Randall via NPR menyatakan bahwa bisa jadi hormonlah yang membuat tekstur rambut Anda berubah, namun dia belum membuktikannya secara langsung. “Logikanya, rambut yang Anda miliki saat berumur 10 tahun berbeda dengan rambut Anda saat berumur 2 tahun. Begitu pun saat berumur 50 tahun nanti,” ujarnya.

Survei yang dilakukan para ilmuwan mengenai perubahan tekstur rambut masih berlangsung. Dr. Zoe Draeolos, dermatologis High Point, Amerika Serikat menyatakan, “Saat ini sedang berlangsung proyek riset bernilai jutaan dolar soal perubahan tekstur rambut. Karena bisa saja riset ini bisa menghasilkan miliaran dolar.”

Pertanyaan soal tekstur rambut ini berujung pada simpulan sementara; saat kelenjar rambut Anda tumbuh dengan bentuk yang berbeda, maka kemungkinan besar tekstur rambut Anda pun akan berubah.

http://id.promotion.yahoo.com/stylefactor/artikel/post/stylefeatures/190/inilah-yang-menentukan-rambut-anda-keriting-atau-tidak.html