Posts Tagged ‘lemak’

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, sebenarnya tidak perlu melakukan diet ketat atau menghabiskan banyak waktu untuk berolahraga. Ada banyak langkah kecil yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari yang akan memiliki manfaat kesehatan yang besar.

Kira-kira apa yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar?

Berikut 12 cara sederhana yang dapat dilakukan agar tetap sehat seperti dikutip dari Prevention, Minggu (/2/2012) antara lain:

1. Mendapatkan tidur dengan waktu yang cukup

Beberapa peneliti berpendapat bahwa, insomnia mungkin memicu tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres kortisol. Tingginya kadar kortisol telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan diabetes, yang merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

2. Jaga berat badan tetap ideal

Menambahkan lebih banyak protein dalam diet sehari-hari dapat menjadi senjata rahasia untuk menurunkan berat badan. Hasil penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa, protein membuat merasa kenyang lebih lama daripada karbohidrat atau lemak, sehingga dapat makan lebih sedikit.

3. Jangan takut sinar matahari untuk cukupi kebutuhan vitamin D

Sinar matahari pagi dan sore hari sangat bagus sebagai sumber untuk vitamin D. Hasil penelitian baru sangat mendukung bahwa vitamin D adalah booster kesehatan yang kuat. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Diabetes Care, orang yang mendapatkan cukup vitamin D memiliki risiko lebih rendah menderita diabetes tipe 2.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa, memiliki tingkat rendah dari vitamin D dapat membuat gejala asma memburuk. Vitamin D juga dapat membantu mencegah kanker.

4. Jangan malas makan buah-buahan

Orang kadang lebih suka makan atau membeli makanan pokok ketimbang buah-buahan. Padahal buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, dan atioksidan.

Pepaya memiliki 20-70 kali lebih banyak zat besi, kalsium 10 kali lebih banyak, dan 4-20 kali magnesium sebanyak pisang, apel, dan jeruk. Dan penelitian dari Ohio State telah menemukan bahwa pepaya memiliki tingkat antioksidan seperti cranberry dan cerry.

5. Jangan malas bergerak atau rutin lakukan olahraga

Banyak bergerak membuat tubuh lebih banyak membakar kalori. Biasakan jalan kaki dan kurangi waktu duduk yang terlampau panjang dengan diselingi jalan sebentar-sebentar.

Olahraga sangat penting bagi kesehatan. Untuk menjaga kebugaran tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Lebih baik melakukan olahraga ringan namun rutin seperti, berjalan, yoga, dan lain-lain.

6. Budaya mencuci tangan

Hal kecil yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, antara lain mencuci tangan. Mencuci tangan merupakan tindakan pencegahan penyakit yang utama. Maka sebaiknya mencuci tangan setelah dari toilet dan sebelum makan, serta ketika berkontak dengan tempat umum dan tempat kotor.

7. Meningkatkan imunitas dengan pijatan

Sebuah hasil studi menemukan bahwa, pijatan selama 45 menit dapat meningkatkan jumlah limfosit, yaitu sel darah putih yang melawan bakteri dan virus. Pijatan juga dapat menurunkan zat yang menyebabkan peradangan serta pemicu alergi dan asma. Selain itu, pijatan juga dapat mengurangi produksi hormon yang terkait dengan stres.

8. Tersenyum lebih sering

Sebuah hasil studi menemukan bahwa, orang yang banyak tersenyum akan lebih sehat dan awet muda. Tersenyum dapat melenturkan otot-otot wajah. Orang yang mudah tersenyum juga menandakan ia orang yang bisa mengatasi stres.

9. Mengunyah lebih lama untuk menurunkan berat badan

Memperlama kunyahan ketika makan dapat membantu melangsingkan badan. Sebuah hasil studi menemukan bahwa, orang dapat mengkonsumsi kalori sekitar 12 persen lebih sedikit ketika mereka mengunyah makanannya sebanyak 40 kali setiap gigitan daripada ketika mengunyah sebanyak 15 kali.

Dengan berat badan yang normal, maka risiko berbagai penyakit kronis dapat menurun.

10. Konsumsi rempah-rempah untuk melawan kanker

Berbagai rempah-rempah telah terbukti dapat melawan berbagai penyakit. Seperti kunyit merupakan bahan antioksidan dan dapat menjadi agen anti peradangan.

Kunyit telah dikaitkan dengan mencegah diabetes, melindungi terhadap Alzheimer, dan mengurangi rasa sakit dari nyeri sendi. Sebuah hasil studi baru menunjukkan bahwa, kunyit juga dapat membantu menangkal tumor.

“Penelitian kami menemukan bahwa kurkumin mampu memicu aktivitas penekanan tumor untuk mencegah tumor kanker tumbuh dan menyebar,” kata Dr Ajay Goel, Ph.D., Direktur Epigenetika dan Pencegahan Kanker di Pusat Penelitian gastrointestinal pada Baylor University Medical Center, Dallas.

http://www.detikhealth.com/read/2012/02/05/095921/1834385/766/sehat-dan-bugar-itu-ternyata-gampang-tak-perlu-diet-ketat?l1101755

Iklan

Telur adalah makanan berprotein tinggi yang mudah dan murah didapat. Untuk memenuhi kebutuhan protein anak, kebanyakan orangtua di Indonesia lebih mampu memberikan telur yang harganya terjangkau ketimbang daging, ayam atau ikan.

Karena kondisi keuangan yang terbatas, akhirnya orangtua memberikan makanan telur setiap hari ke anaknya. Tak perlu khawatir, karena makan telur setiap hari ternyata bagus untuk anak.

“Memberikan telur setiap hari untuk anak itu enggak apa-apa, bagus itu, yang penting adalah memberikan variasi,” ujar Dr Samuel Oetoro, MS, SpGK, ahli gizi dari RSCM saat dihubungi detikHealth, Rabu (11/1/2012).

Dr Samuel menuturkan dalam putih telur mengandung protein hewani yang baik. Jadi kalau bisa setiap hari ada telur yang bisa dipadukan dengan protein hewani lain seperti ayam dan ikan, misalnya hari ini telur dengan ayam, besok dengan ikan.

Namun sebaiknya jangan sering-sering mengonsumsi telur yang digoreng, tapi bisa divariasikan dengan membuat telur rebus atau dicampurkan dengan bahan makanan lain misalnya dalam sayur sop, dicampur dengan bahan lain lalu dipanggang atau bisa memasukkan putih telur ketika membuat cemilan agar-agar untuk anak.

“Protein lain yang penting untuk dikonsumsi adalah protein nabati seperti dari tahu, tempe dan juga lengkapi dengan lemak sehat seperti dari kacang-kacangan dan juga alpukat,” ujar dokter yang lahir di Jakarta, 20 Juni 1958.

Kandungan gizi dari sebutir telur terbilang cukup komplit karena mengandung protein hewani yang baik, vitamin A, asam amino esensial, vitamin D, vitamin B12 serta zat besi, dan juga kandungan kolesterol di bagian kuningnya.

Protein Penting Lain untuk Anak

Dr Samuel mengungkapkan prinsipnya adalah memberikan gizi yang seimbang dan harus lengkap untuk anak yaitu mengandung karbohidrat sekitar 50-60 persen dari jumlah kalori, protein sebesar 10-20 persen dan juga lemak sebesar 20-30 persen.

Jenis makanan karbohidrat yang dipilih sebaiknya yang kompleks sehingga penyerapannya bisa perlahan seperti nasi merah atau roti gandum. Sedangkan konsumsi karbohidrat sederhana seperti gula pasir sebaiknya dihindari atau dibatasi karena langsung diserap tubuh dan jika terus menerus anak bisa jadi diabetes saat remaja.

“Perbanyak juga karbohidrat dari buah dan sayuran serta yang berserat seperti dari oatmeal, untuk buah dan sayur memang harus dilatih agar anak mau makan,” ungkap dokter yang juga berpraktik di MRCCC Siloam, Jakarta.

Sedangkan untuk cemilan, berikan makanan ringan yang sehat, misalnya membuat roti gandum yang ditambah sayuran di dalamnya, membuat cake atau kue dari oatmeal atau bisa juga memberikan bubur kacang hijau.

“Bubur kacang hijau itu bagus untuk anak karena mengandung protein, ada karbohidratnya juga serta mengandung serat. Bisa juga memberikan potongan buah yang dimakan langsung atau dicampur ke dalam agar-agar,” ujarnya.

http://www.detikhealth.com/read/2012/01/11/125104/1812507/764/baikkah-anak-diberi-telur-tiap-hari?l11755763

Melewatkan sarapan sering dianggap sebagai taktik penurunan berat badan yang cukup efektif. Akhirnya banyak orang memotong kalori dari asupan harian dengan melewatkan sarapan lebih mudah untuk dilakukan. Namun, sayangnya hal tersebut justru bukan merupakan cara diet yang efektif.

Diet untuk mendapatkan berat badan yang ideal seringkali dilakukan oleh orang-orang dengan cara yang kurang benar. Terkadang orang lebih fokus pada hasil penurunan berat badan setelah diet tanpa memperhatikan apakah cara tersebut benar dan sehat.

Cara diet yang efektif menurut kebanyakan orang merupakan cara diet yang mudah dilakukan dan dapat dengan segera menurunkan berat badan.

Para ahli sering menekankan bahwa sarapan sangat penting dan tidak boleh terlewatkan. Mengurangi jumlah asupan kalori dapat dengan memilih makanan yang rendah kalori atau mengurangi jumlah porsi makan tanpa harus melewatkan waktu makan, termasuk sarapan.

Sebenarnya sarapan di pagi hari justru benar-benar dapat membantu seseorang untuk dapat mencapai berat badan sesuai yang diinginkan.

Tiga alasan mengapa sarapan dapat membantu menurunkan berat badan seperti dikutip dari Health, Minggu (13/11/2011), :

1. Sarapan memulai metabolisme

Jika seseorang melewatkan makan pertama di suatu hari, maka metabolisme seseorang tersebut benar-benar melambat untuk menghemat energi. Hasil studi menunjukkan bahwa, mereka yang sarapan pagi secara rutin justru dapat menurunkan atau mempertahankan berat badan.

Seseorang yang secara rutin sarapan juga lebih mungkin untuk berolahraga secara teratur. Jadi pastikan tetap melakukan sarapan pagi, dan melakukannya dalam satu jam setelah bangun tidur.

2. Membatasi gula dan menambahkan protein serta serat lebih banyak untuk sarapan

Protein dapat mengurangi ketagihan terhadap permen dan makanan manis lainnya. Jumlah protein yang tinggi dalam pilihan sarapan yang populer seperti yoghurt, biji-bijian, dan telur akan memberikan energi yang cukup.

Sehingga akan lebih kecil kemungkinannya untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang manis, dan tinggi kalori seperti kue dan minuman seperti kopi.

3. Serat dapat mengenyangkan lebih lama dan meratakan perut

Sereal yang terbuat dari biji-bijian, dan buah-buahan segar keduanya merupakan pilihan sarapan yang tepat karena sereal mengandung serat tinggi. Serat tidak hanya membuat seseorang merasa kenyang lebih lama sehingga seseorang menurunkan keinginanan seseorang untuk ngemil di antara waktu makan.

Asupan serat dalam jumlah yang cukup juga mengurangi kembung yang terkait dengan sembelit, sehingga membuat perut terlihat lebih datar atau tidak buncit.

http://www.detikhealth.com/read/2011/11/13/080302/1766298/766/3-alasan-kenapa-sarapan-bisa-bantu-turunkan-berat-badan?l993306763

Saat kita mendapatkan perlakuan yang tidak nyaman dari sekitar kita, tentu kita akan menunjukkan respon baik itu perlawanan secara langsung maupun tidak. Hal tersebut ternyata juga dilakukan oleh tubuh kita. Seringkali tubuh memberikan respon tanda protes kepada kita. Salah satunya saat tubuh mulai mendemo kita agar segera melakukan olahraga, maka akan ada beberapa tanda yang diberikannya. Berikut saya kutipkan dari artikel kesehatan Kompas.

Di bawah ini adalah kondisi yang bisa menjadi ‘warning’ bahwa sudah saatnya Anda berhenti menunda menjalankan niat untuk berolahraga:

1. Terengah-engah saat naik tangga
Jika terbiasa menumpang lift, coba deh sesekali Anda ‘manjat’ ke kantor dengan menggunakan tangga. Tak perlu tinggi-tinggi, dua lantai saja sudah cukup. Jika baru naik separuh jalan Anda sudah mulai terengah-engah, maka segeralah atur jadwal untuk berolahraga.

Ketika melakukan aktivitas fisik yang berat, denyut nadi bertambah cepat dan kebutuhan tubuh akan oksigen meningkat. Napas yang terengah-engah menandakan tubuh Anda kekurangan oksigen. Rutin berolahraga bermanfaat melancarkan peredaran darah dan menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.

2. Badan lemas dan lesu berkepanjangan
Perasaan lesu dan lemas yang tak kunjung lenyap bahkan setelah beristirahat, bisa jadi mengindikasikan Anda menderita chronic fatigue syndrome. Salah satu jenis pengobatan yang direkomendasikan oleh para ahli adalah dengan melakukan olahraga. Olahraga akan membantu meningkatkan level oksigen di dalam tubuh serta memproduksi hormon endorfin yang mampu mendatangkan perasaan senang dan sehat.

3. Sering telat mikir
Kegiatan olah fisik memang ampuh membantu melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Dengan begitu, otak Anda akan mendapatkan suplai oksigen dan air yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan baik. Makanya, peredaran darah yang kurang lancar bisa membuat kerja otak terhambat sehingga Anda memiliki masalah dalam mengakses informasi.

4. Punya masalah tidur
Masalah tidur seperti insomnia seringkali disebabkan oleh gangguan psikis yang mengakibatkan tubuh kesulitan beristirahat. Menurut Shawn Talbott, Ph.D, penulit The Cortisol Connection, olahraga adalah kegiatan yang amat efektif untuk meredakan stres.

5. Bolak-balik terserang flu
Penyakit flu disebabkan oleh virus yang menyerang ketika pertahanan tubuh kita sedang lemah. Untuk menghindarinya, maka sistem imunitas tubuh perlu diperkuat dengan melakukan olahraga. Olahraga teratur berguna memperbaiki fungsi sistem limfatik serta meningkatkan kadar leukosit, sel darah putih yang dalam sistem imunitas tubuh berfungsi memerangi infeksi.

http://faktabukanopini.blogspot.com/2011/09/tanda-tanda-tubuh-perlu-olahraga.html

Info tentang Lemak

Posted: 30 Januari 2010 in Artikel
Tag:, , , , , ,

Bagi kebanyakan orang, reputasi lemak tubuh terlanjur buruk. Mulai dari penyebab tersumbatnya pembuluh darah hingga penyebab perut menjadi buncit. Tak heran bila banyak orang mati-matian berusaha mengenyahkan lemak.

Namun untuk para ilmuwan, lemak merupakan misteri yang menarik untuk dikulik. “Lemak adalah salah satu organ yang paling menarik. Saat ini kita baru mulai memahami lemak,” kata Aaron Cypess, MD, PhD, peneliti dari Joslin Diabetes Center, Boston, Amerika Serikat.

“Lemak punya banyak fungsi dalam tubuh lebih dari yang selama ini diketahui,” kata Rachel Whitmer, PhD, peneliti yang mengkaji kaitan antara lemak dan kesehatan otak.

Dalam tubuh, jelas Susan Fried, PhD, direktur Boston Obesity and Nutrition Research Center, Boston, AS, lemak memiliki dua fungsi, pertama adalah menyimpan kelebihan kalori di tempat yang aman sehingga kapan pun dibutuhkan tubuh dapat dengan mudah mengambilnya. Fungsi yang kedua adalah melepaskan hormon pengontrol metabolisme.

Lemak ternyata tidak terdiri dari jenis tunggal. Ada berbagai macam lemak. Misalnya saja lemak coklat. Ini adalah tipe lemak yang dimiliki orang kurus. Dalam sebuah ujicoba diketahui lemak jenis ini mampu membakar kalori.

Lemak coklat lebih banyak dimiliki oleh anak-anak ketimbang orang dewasa. Itu sebabnya mengapa suhu tubuh anak lebih hangat. Lemak jenis ini lebih mirip otot ketimbang lemak putih. Saat aktif, lemak coklat akan membakar lemak putih.

Cypess menjelaskan, jumlah lemak coklat mungkin tak terlalu banyak, pada orang gemuk mungkin hanya sekitar 2-3 ons. “Namun dari jumlah sedikit ini mereka mampu membakar 300-500 kalori tiap hari. Dalam seminggu bisa mencapai 0,5 kilogram,” katanya.

Lemak Putih
Fungsi lemak putih adalah penyimpan energi dan memproduksi hormon yang akan diedarkan lewat sirkulasi darah. Sel-sel lemak yang kecil akan memproduksi hormon baik yang disebut adiponectin, yang membuat liver dan otot lebih sensitif pada hormon insulin sehingga tak mudah terkena diabetes atau penyakit jantung.

Saat tubuh kita kegemukan, produksi adiponectin lambat laun berkurang hingga berhenti sama sekali. Akibatnya kita lebih rentan terkena penyakit.

Lemak subkutan
Lemak jenis ini berada langsung di bawah kulit. Secara umum lemak subkutan lebih banyak berada di paha dan bokong. Lemak jenis ini sebenarnya tidak berbahaya. Meski begitu lain halnya dengan sel lemak subkutan yang berada di bagian perut.

Lemak dalam
Lemak dalam biasanya bersembunyi di bagian organ dalam dan akan menimbulkan gangguan kesehatan. Bagaimana caranya kita tahu punya lemak dalam? “Bila Anda memiliki lingkar pinggang yang besar sudah pasti Anda memiliki visceral fat atau lemak dalam,” kata Whitmer. Lemak dalam ini berperan penting terhadap terjadinya resistensi insulin yang akan memicu penyakit diabetes.

Lemak perut
Ini adalah jenis lemak yang layak disebut sebagai lemak tidak sehat. “Lemak perut terdiri dari lemak dalam dan lemak subkutan,” kata Kristen Gill Hairston, MD, dari Wake Forest University School of Medicine.

Para ahli kesehatan sama-sama sepakat bahwa lemak di bagian perut meningkatkan berbagai risiko penyakit, termasuk serangan jantung, stroke, dan diabetes.

Sumber : infogue.com