Posts Tagged ‘komputer’

APAPUN yang berlebihan bisa menimbulkan dampak tidak baik. Begitu pula dengan kebiasaan Anda yang terlalu di depan komputer.

Dewasa ini banyak profesi pekerjaan yang mengharuskan duduk di depan komputer dalam jangka waktu yang cukup lama. Yang perlu diperhatikan, rutinitas ini bisa membuat fisik rentan terserang penyakit.

Berikut adalah beberapa gangguan pada tubuh yang dapat terjadi akibat terlalu lama di depan komputer, seperti dilansir Boldsky, Kamis (26/1/2012).

Gangguan saraf pada jari

Apakah Anda pernah merasa kesulitan menggerakkan jari-jemari Anda setelah Anda mengetik beberapa naskah? Kalau ya, tahukah Anda apa penyebabnya? Hal ini karena benjolan di sendi jari Anda. Fleksibiltas tendon jari melonggar, akibatnya ada kecenderungan bahwa jari-jari Anda seperti “terkunci” dan terbuka kembali dengan bunyi suara “krek”.

Bahu nyeri

Ini merupakan gangguan gaya hidup pada profesi apapun yang berhubungan dengan komputerisasi. Sebelumnya orang membawa tas kerja atau folder ke kantor, sekarang tas berisikan laptop yang beratnya melampaui titik ketegangan otot bahu. Hasilnya adalah rasa sakit yang parah pada bahu sehingga terasa nyeri dan berbekas warna merah.

Postur tubuh membungkuk

Dapatkah Anda duduk lurus selama delapan jam dalam sehari? Hal ini sangat sulit. Kecenderungan tubuh akan membungkuk atau menetapkan ke posisi yang lebih nyaman. Hasilnya adalah gangguan pada postur tubuh yang memburuk.

Mata kering

Tidak masalah jika Anda mengenakan kacamata anti-silau, pandangan mata yang buruk adalah dampak dari pekerjaan yang mengharuskan menatap layar menyala terus-menerus. Ketika menatap layar, kita cenderung berkedip lebih sedikit daripada waktu yang normal atau dari yang seharusnya. Jika mata kering dan Anda secara tak sadar sering kali menggosoknya, dapat menyebabkan masalah serius di kemudian hari.

Impotensi

Jangan terkejut! Impotensi adalah bahaya pekerjaan yang umum pada dewasa ini. Jika Anda menjaga laptop secara langsung di pangkuan, maka Anda telah membunuh cukup sperma. Maka dari itu, selalu gunakan papan atau baki untuk melindungi organ reproduksi Anda dari kerusakan atau ini bisa menjadi penyebab impotensi setelah digunakan berkelanjutan.

http://health.okezone.com/read/2012/01/26/482/563841/dampak-mengejutkan-terlalu-lama-di-depan-komputer

Di zaman modern sekarang ini, para pekerja lebih banyak menghabiskan waktunya di belakang meja. Menurut data Urban Institute, jumlah pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik memang telah bekurang 10 persen di tahun 1950.
Duduk berjam-jam di belakang meja bukannya tanpa risiko. Gangguan kesehatan seperti nyeri punggung, mata lelah, hingga gangguan tidur bisa ditimbulkan dari gaya hidup kurang gerak ditambah lingkungan kerja yang penuh stres tersebut. Apa saja risiko kesehatan yang mengintai “orang kantoran?”

1. Sindrom karpal tunnel
Sindrom ini merupakan gejala dari adanya nyeri, rasa kesemutan, serta baal di jari tangan. Gangguan ini bisa timbul karena penekanan mekanis yang berulang dan ritmis, seperti mengetik. Untuk mencegahnya, lakukan peregangan ringan untuk mengendurkan tegangan di pergelangan tangan. Setelah mengetik, istirahatkan tangan sejak. Konsultasikan pada dokter jika gejala dirasakan cukup mengganggu.

2. Nyeri punggung bawah
Duduk selama berjam-jam, terlebih dengan postur tubuh yang salah atau kursi yang ergonomis, bisa berakibat buruk pada tulang belakang. Menurut sebuah penelitian, nyeri punggung merupakan alasan utama para karyawan untuk mangkir dari pekerjaan. Posisi duduk yang benar adalah duduk dengan membagi beban berat tubuh sehingga tidak hanya bertumpu pada pinggang.

Selain memerhatikan postur tubuh saat duduk, olahraga secara teratur termasuk aktivitas pengencangan perut bisa mengurangi rasa nyeri di bagian punggung bawah. Selain itu, hindari duduk dengan kondisi dompet terlalu penuh karena bisa menimbulkan tekanan pada saraf di bagian panggul.

3. Masalah pada sendi
Tubuh manusia diciptakan untuk bergerak dan berada dalam satu posisi yang lama bisa membuat sendi tegang. Karena itu, secara teratur berdiri dan berjalan-jalanlah di sela waktu kerja.

4. Mata lelah
Menatap layar komputer terlalu lama bisa membuat penglihatan terganggu dan mata sensitif. Menurut Mayo Clinic, gejala-gejala seperti mata kering, berair, sakit kepala, atau sakit leher, bisa digolongkan sebagai gejala mata lelah (eyestrain). Untuk mencegahnya, besarkan ukuran huruf di layar komputer sehingga Anda tidak perlu terlalu sering berkedip. Selain itu, kurangi pancaran sinar dari layar komputer dan istirahatkan mata secara berkala dengan cara menatap ke arah lain.

5. Bakteri
Meja kerja, dalam hal kandungan bakterinya, ternyata lebih banyak dan lebih kotor dibanding toilet. “Bakteri berkumpul di meja karena biasanya orang melakukan banyak hal di sana, mulai dari makan dan menyimpan benda, namun jarang membersihkannya,” kata ahli mikrobiologi dari Universitas Arizona, Dr Charles Gerba. Anda bisa mengurangi jumlah bakteri dengan rutin membersihkan meja dengan lap dan cairan antibakteri setiap harinya.

6. Situasi stres
Satu dari enam pekerja di Amerika mengatakan, rasa kesal dan marah di kantor bisa menimbulkan dampak buruk. Sekitar 2-3 persen mengatakan, mereka pernah menampar atau memukul rekan kerjanya. Selain itu, 22 persen pekerja mengaku pernah menangis akibat rasa stres di tempat kerja.

Tekanan atau stressor kecil bisa dikendalikan dengan cara menarik napas panjang dan melakukan teknik relaksasi yang bisa dilakukan sambil duduk. Atau, luangkan waktu untuk berjalan-jalan di taman dan tempat lain untuk mengalihkan perhatian sejenak. Konflik yang terjadi dengan rekan kerja bisa diatasi dengan bantuan mediasi pihak ketiga agar tidak menumpuk dan menimbulkan tindakan yang tak diharapkan.

sumber : http://halimayah65.blogdetik.com/2010/05/24/6-penyakit-orang-kantoran/?l991101blog

Alamat Internet akan habis dalam beberapa minggu, menurut salah satu penemu Internet pekan lalu. Alamat Internet yang dimaksud adalah alamat protokol Internet (IP address).

Vint Cerf, yang turut mendesain alamat protokol Internet tersebut, mengatakan kalau Internet saat ini hanya dapat menampung 4,3 miliar alamat. Cerf menyebutkan kalau alamat ini akan terpakai seluruhnya dalam beberapa minggu ke depan.

Cerf mengakui kalau pada saat mendesain alamat internet protokol, ia tidak menyangka jumlah 4,3 miliar tidak cukup.

“Ini ‘kesalahan’ kami, para pendesain. Kami pikir Internet adalah sebuah eksperimen dan untuk eksperimen kami kira jumlah 4,3 miliar saja sudah cukup.” kata Cerf yang juga wakil presiden Google dalam sebuah wawancara.

Cerf membuat protokol IPv4, versi protokol yang sekarang ini menghubungkan komputer-komputer ke Internet di seluruh dunia, pada tahun 1977 sebagai bagian dari sebuah eksperimen saat bekerja untuk Department of Defense. Pada tahun 1981, IPv4 beroprasi penuh.

Alamat protokol Internet berupa urutan angka-angka. Angka-angka itu unik pada setiap komputer atau perangkat lain–termasuk ponsel dan perangkat bergerak lainnya–yang terhubung ke internet. Peningkatan jumlah perangkat yang terhubung ke Internet inilah yang menyebabkan percepatan habisnya alamat protokol. Bukan hanya komputer dan ponsel, televisi yang terhubung ke Internet pun mulai tersedia di beberapa negara.

Alamat protokol Internet ini berbeda dengan alamat situs web. Alamat situs web dikenal dengan “nama domain”.

Untuk mengatasi krisis ini, protokol baru IPv6 sedang dipersiapkan. Alamat IP baru ini dapat menciptakan triliunan alamat internet. Saat ini, IPv6 sudah dapat bekerja di semua sistem operasi besar meskipun belum seluas IPv4.

sumber : kompas.com