Posts Tagged ‘kalori’

Makan berat di siang atau malam hari sering menjadi masalah untuk orang yang sedang menjalankan program diet. Namun agar makanan yang masuk di dalam perut tidak serta merta berubah menjadi lemak dan membuat perut buncit, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan setelah makan.

Makan di restoran besar yang menyajikan makanan terbaik dapat membuat Anda kalap mata dan mulut, sehingga makan dengan porsi besar atau makan berat. Tapi beberapa cara dapat membuat Anda terhindar dari penumpukan lemak.

Berikut yang sebaiknya dilakukan saat Anda selesai makan, seperti dilansir boldsky, Rabu (6/6/2012):

1. Istirahat sebentar
Setelah makan berat, Anda harus beristirahat sebentar sebelum melanjutkan aktivitas lainnya. Hal ini membantu fungsi sistem pencernaan agar bekerja dengan tepat.

Anda harus menyadari perasaan lelah setelah makan berat. Saat makan berat, otak mengalihkan energi ke pencernaan. Sel darah merah dikirim dari otak untuk menghancurkan partikel makan dan menyerap nutrisinya. Inilah sebabnya, disarankan untuk duduk beberapa menit, tapi jangan sampai tertidur. Istirahat maksimum 15-20 menit untuk menghindari timbunan lemak.

2. Berjalan
Bila Anda makan lebih banyak dari yang dibutuhkan, tubuh akan menemukan kesulitan untuk berdiri. Bunuh kemalasan dengan berjalan-jalan setelah Anda beristirahat selama beberapa menit.

Jangan jalan berlebihan atau terlibat dalam aktivitas fisik yang membutuhkan kekuatan dan energi lebih. Hal ini karena sebagian besar energi tubuh sedang digunakan untuk menghancurkan makanan, sehingga Anda tidak akan memiliki cukup kekuatan untuk menjalankan kegiatan yang lain. Jalan-jalan ringan membantu meningkatkan kerja sistem pencernaan dan membuat Anda merasa ringan.

3. Minum teh hijau
Setelah makan berat, Anda harus makan atau minum sesuatu yang memudahkan proses pencernaan. Untuk mencerna makanan dengan mudah, minum teh hijau setelah makan dapat mengurangi rasa perut begah (perut terasa penuh karena terlalu kenyang).

Teh hijau adalah minuman herbal yang meningkatkan kerja sistem pencernaan. Teh herbal lain seperti chamomile, jahe, peppermint atau daun mint juga efektif untuk mempromosikan kerja pencernaan. Selain itu, teh-teh herbal ini juga membersihkan racun dari tubuh.

4. Minum air hangat
Air panas atau hangat dianggap sebagai minuman yang efektif untuk menurunkan berat badan. Jika Anda sedang diet tetapi harus makan berat, minumlah air hangat setelahnya tapi langsung setelah makan.

Istirahatkan perut sekitar 25-30 menit dan kemudian baru minum. Anda juga dapat menambahkan jus lemon untuk meningkatkan kerja pencernaan. Asam dalam jus lemon membantu membakar timbunan lemak, mencegah masalah lambung dan juga meningkatkan kecepatan pencernaan.

http://health.detik.com/read/2012/06/06/144108/1934303/766/ini-yang-sebaiknya-dilakukan-setelah-makan

Setiap orang pasti mendambakan tubuh yang sehat serta kuat sehingga terbebas dari penyakit. Untuk mendapatkan tubuh sehat ini ada 4 hal yang harus diperhatikan. Apa saja itu?

Banyak orang yang menyesali hidupnya ketika kesehatannya memburuk seiring bertambahnya usia, agar tidak merasa menyesal nantinya ada langkah-langkah yang perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bisa menjaga kualitas hidup.

Berikut ini hal-hal yang sebaiknya dilakukan untuk dapat tubuh sehat, seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (22/5/2012) yaitu:

1. Pola makan sehat
Untuk tetap sehat, tubuh membutuhkan nutrisi pas yang menyediakan cukup kalori, vitamin, mineral dan serat agar seseorang dalam keadaan prima. Nutrisi yang pas ini harus sehat dan seimbang termasuk biji-bijian, buah dan sayuran.

Selanjutnya diperlukan pola makan yang bervariasi dalam arti mengandung berbagai macam makanan dengan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

2. Olahraga

Olahraga bisa menyelamatkan hidup seseorang serta meningkatkan kualitas hidup seseorang pada usianya. banyak orang berpikir olahraga harus berat, menyakitkan dan kuat, namun hal itu tidak benar sama skali.

Menurut Harvard Medical School’s Harvard Health Publication kunci untuk olahrag ayang sehat adalah menggunakan kelompok otot besar dengan cara yang normal tapi berulang. Aktivitas fisik serta diet sehat memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar.

3. Ketenangan pikiran
Perasaan cemas, stres, fobia, rasa takut dan khawatir bisa mempengaruhi kesehatan, karena bisa menguras energu dan mengganggu aktivitas. Diperlukan asupan vitamin B kompleks terutama asam pantotenat yang memainkan peran penting dalam memproduksi hormon anti stres.

4. Mendapatkan tidur yang nyenyak
Siklus tidur normal meliputi 4 tahap yang berbeda sehingga memungkinkan tubuh secara perlahan semakin masuk lebih dalam. Menurut Mayo Clinic, gangguan tidur bisa memiliki efek yang dalam pada kesehatan dan kehidupan, seperti jadi lelah di siang hari, rentan mengalami kecelakaan. Untuk itu penting mendapatkan tidur malam yang nyenyak agar tubuh kembali prima dan sehat.

http://health.detik.com/read/2012/05/22/074625/1921363/766/yang-diperlukan-tubuh-agar-selalu-fit?l1101755hl

Bila ingin menurunkan berat badan maka jangan pernah melewatkan waktu sarapan Anda. Sarapan dengan makan makanan sehat justru dapat mempercepat proses metabolisme tubuh. Ada beberapa nutrisi yang dipandang sebagai sarapan terbaik untuk menurunkan berat badan.

Sarapan yang sehat memiliki beberapa komponen, termasuk biji-bijian, protein rendah lemak, susu rendah lemak dan buah-buahan segar dan sayuran. Kombinasi dari kelompok makanan yang menyediakan serat, protein, karbohidrat kompleks dan lemak tertentu, memungkinkan tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga mencegah Anda ngemil atau makan berlebihan.

Berikut nutrisi sarapan terbaik yang dapat membantu menurunkan berat badan, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (3/2/2012):

1. Air putih dingin
Segelas air dingin di pagi hari dapat membantu menekan nafsu makan dan membuat Anda merasa kenyang, yang dapat membantu membatasi makanan yang Anda makan dan menurunkan berat badan. Anda harus minum setidaknya 8 gelas air setiap hari.

Mulailah hari dengan minum segelas air putih. Juga, minum segelas penuh air puith sekitar satu jam sebelum makan untuk mendapatkan efek yang sama.

2. Buah-buahan
Buah adalah makanan bermanfaat untuk setiap waktu makan, tetapi sangat efektif di pagi hari. Memulai hari dengan buah dapat menjadi pilihan sehat yang membantu menurunkan berat badan.

Buah adalah karbohidrat sederhana yang dapat dipecah untuk mendapatkan energi dengan cepat, membantu Anda memberi tenaga untuk olahraga di pagi hari. Selain itu, banyak buah-buahan yang mengandung banyak air, yang dapat bertindak sebagai penekan nafsu makan dan menjaga dari makan berlebih sepanjang hari.

Buah yang cocok untuk sarapan antara lain pisang, apel, alpukat, pir dan jeruk.

3. Roti atau sereal gandum
Menurut American Heart Association, makanan yang tinggi serat membantu merasa kenyang juga rendah kalori. Ini membantu Anda mengendalikan berat badan di pagi hari dan membatasi ngemil sepanjang hari. Roti dan sereal gandum adalah makanan tinggi serat yang cocok dimakan di pagi hari untuk membantu penurunan berat badan.

4. Yogurt
Yogurt mengandung rendah lemak dan sangat cocok untuk sarapan pagi. Yogurt juga tinggi kalsium, yang membantu untuk melawan lemak dan menurunkan berat badan. menurut University of Knoxville.

5. Putih telur
Bagi yang ingin menurunkan berat badan, telur bisa menjaga perut terasa penuh lebih lama sehingga tidak cepat merasa lapar. Penelitian di Rochester Centre of Obesity di Amerika mengungkap 2 butir telur rebus dalam menu sarapan bisa memangkas kebutuhan sekitar 400 kalori sepanjang hari.

Puasa bukan alasan untuk tidak berolahraga. Meski sedang berpuasa, tubuh tetap membutuhkan latihan fisik agar tetap bugar. Namun sebaiknya perhatikan olahraga yang akan Anda lakukan, jangan sampai olahraga justru membuat kondisi tubuh menjadi lebih buruk.

“Orang yang mau berolahraga harus tahu tujuannya untuk apa. Kalau tujuannya olahraga untuk sehat, untuk hidup lebih baik, maka lakukan olahraga sesuai kemampuan tubuh. Kalau orang yang biasanya hanya ngantor, lalu ingin hidupnya lebih baik, maka mulailah dengan olahraga ringan karena tubuhnya kan belum siap,” ujar Dr. Michael Triangto, SpKO, Spesialis Kedokteran Olahraga di RS Mitra Kemayoran saat dihubungi detikHealth, Sabtu (6/8/2011).

Begitu juga dengan kondisi tubuh orang yang sedang berpuasa. Tidak semua olahraga baik dilakukan saat Anda berpuasa. Salah-salah, olahraga justru bisa membuat kondisi tubuh menjadi memburuk.

“Saya tidak mengatakan tidak boleh olahraga berat, tapi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh. Latihan berat boleh tapi sebaiknya di sore karena setelah itu kan kita berbuka,” lanjut Dr. Michael yang juga menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Kedokteran Olahraga, Litbang PB PBSI.

Untuk itu, Dr Michael memberikan beberapa tips untuk melakukan olahraga yang aman di bulan puasa:

Olahraga di pagi hari

Tentukan tujuan dari olahraga tersebut. Bila ditujukan untuk kesehatan dan kebugaran, sebaiknya dilakukan pada saat pagi hari setelah sahur dengan intensitas ringan, sehingga tidak memicu terjadinya dehidrasi dan kelelahan yang berlebihan saat siang hari yang berpotensi untuk mengurangi efektivitas kerja.
Karena intensitas latihan yang dilakukan itu ringan, tentunya hal ini tidak akan memberatkan bagi orang-orang yang sebelumnya tidak pernah berolahraga.
Lakukan olahraga pagi tersebut bersama dengan anggota keluarga lainnya sehingga tidak hanya diri kita sendiri yang seha,t namun juga kita mengajak orang lain untuk menjalani kebiasaan hidup sehat dan lebih mempererat hubungan kekeluargaan kita.

“Olahraga pagi itu sebaiknya olahraga ringan dan bersifat kekeluargaan, karena bisa dilakukan bersama-sama, sehingga secara mental memupuk rasa kekeluargaan,” jelas Dr Michael.

Menurut Dr Michael, contoh olahraga ringan yang dapat dilakukan di pagi hari antara lain:

Jalan cepat bersama keluarga
Olahraga permainan seperti bermain sepak bola di halaman rumah atau bulu tangkis, yang melibatkan lebih dari 1 orang.
Bersepeda bersama.

Olahraga sore hari

Bila tujuan kita adalah untuk tetap menjaga kekuatan dan bentuk otot yang telah terbentuk sebelumnya atau juga ingin melakukan olahraga yang lebih berat sebaiknya dilakukan sore hari menjelang saatnya berbuka. Alasannya, bila olahraga tersebut menimbulkan kehilangan cairan yang berlebihan tentunya akan lebih mudah tercukupi saat waktu berbuka. Selain itu kelelahan yang terjadi akibat menjalani latihan berat tersebut tidak akan menimbulkan kelelahan tubuh dan mengganggu performa kita dalam bekerja.
Latihan yang bersifat eksplosiv dengan beban yang berat biasanya dipakai untuk mengisi olahraga sore hari ini.
Intensitas latihan yang berat biasanya harus disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing-masing orang sehingga latihan sore hari ini biasanya lebih bersifat individual.

“Latihan sore hari biasanya lebih bersifat individual, jadi bisa lebih berat. Olahraga sore misalnya gym. Bagi orang yang terbiasa nge-gym, puasa bisa membuat ototnya kendur, maka olahraga di sore hari ini bisa tetap menjaga ototnya,” jelas Dr Michael.

Keamanan saat melakukan olahraga sangat ditekankan Dr Michael karena banyak kasus orang yang memaksakan diri untuk berolahraga namun pada saat kondisi tubuh sedang tidak siap, yang akhirnya dapat berakibat fatal.

“Saya mendapat kabar kalau salah satu pelatih senior mengalami serangan stroke haemoragic sesaat setelah menyelesaikan olahraganya. Badannya besar seperti Ade Rai. Katanya dia mengeluh badannya kurang enak dan mau cari keringat. Lalu dia berolahraga sepeda statis itu, tapi cukup berat dan keluar keringat banyak. Tiba-tiba kok tangannya nggak enak terus minta diurut. Eh terus kakinya juga nggak enak dan tiba-tiba jadi pelo,” jelas Dr Michael.

Untuk itu, Dr Michael menganjurkan agar orang selalu berhati-hati saat memulai berolahraga, terutama bila tubuh ‘terasa’ kurang sehat’.

“Orang yang berpuasa kan sering merasa tubuhnya ‘kurang sehat’. Intinya jangan dipaksakan dan tahu tujuan berolahraga. Bila badan sedang tidak sehat, lebih aman untuk memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter untuk memastikan segala sesuatu memang dalam keadaan baik,” tutup Dr Michael.

sumber : http://www.detikhealth.com/read/2011/08/06/160105/1698079/766/olahraga-yang-aman-di-bulan-puasa?l991101755

Produk perawatan wajah anti-aging memang sudah banyak dijual di pasaran. Namun, jika Anda tetap melakukan kebiasaan buruk, semahal apapun produk anti-aging Anda, itu tidak akan memberikan hasil yang signifikan.

Terlihat tua tidak hanya tentang wajah yang berkerut saja, penurunan energi juga merupakan tanda-tanda Anda mengalami penuaan. Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang ternyata bisa menyebabkan Anda terlihat lebih tua dari usia yang sebenarnya. Berikut lima kebiasaan buruk yang dikutip dari sheknows.

1. Makan terlalu banyak
Makan terlalu banyak tentu saja menimbulkan dampak negatif terhadap tubuh, hal ini juga berlaku saat memakan buah dan sayuran terlalu banyak. Tidak hanya menambah berat tubuh saja, Anda bisa terkena risiko awal penyakit jantung dan diabetes.
Sebaiknya perhatikan asupan kalori dan lemak dalam tubuh. Jika berolahraga bukanlah pilihan Anda, tips ini bisa menjadi pilihan agar tubuh tetap langsing.

2. Menatap layar terlalu lama
Apakah Anda termasuk orang yang suka berlama-lama menonton televisi, bermain video game atau bekerja di depan komputer? Hati-hati, beberapa hal ini memiliki dampak buruk pada penglihatan (mata Anda lebih juling saat meilihat ke layar komputer), berat badan (terlalu banyak duduk tidak membakar kalori) dan otak (perlu adanya stimulasi aktif pada otak untuk menghindari degenerasi). Oleh karena itu, batasi jumlah pemakaian komputer atau televisi sekarang juga, Anda pun akan segera melihat perbedaannya.

3. Stres
Stres memiliki dampak negatif terhadap semua aspek kesehatan tubuh. Mulai dari efisiensi detak jantung hingga bagaimana otak Anda bereaksi terhadap situasi tertentu. Cara menghindari stres adalah dengan berani berkata tidak. Sebagian besar stres yang dialami berasal dari ketidakmampuan Anda mengambil keputusan. Muka yang murung dan kusam saat stres membuat Anda tampak lebih tua dari usia yang sebenarnya.

4. Kurangnya frekuensi bercinta
Untuk Anda pasangan suami istri, kehidupan seks yang sehat dan aktif adalah kunci utama untuk mempertahankan energi muda. sebuah penelitian menemukan bahwa bercinta terbukti mengurangi stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kekuatan jantung.

5. Pemutar musik portable
Kemajuan teknologi memungkikan Anda mendengarkan musik dimanapun. Namun, tahukan Anda mendengarkan musik dengan headset terlalu sering bisa mengakibatkan kerusakan pada kualitas pendengaran. Tidak ada satu hal pun yang membuat Anda merasa lebih tua daripada menyadari bahwa pendengaran Anda sudah lagi tidak maksimal. Sebaiknya batasi pemakaian headset dan jaga volume musik pada tingkat yang nyaman dan aman.

sumber : forum.detik.com

Bagi umat Muslim, disunahkan berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis. Tapi makanan atau minuman manis seperti apa yang sehat dan baik untuk tubuh?

Makanan dan minuman manis memang dianjurkan untuk santapan awal buka puasa. Tapi bukan berarti semua makanan atau minuman manis boleh dikonsumsi, terlebih bila mengandung kadar gula tinggi.

“Idealnya, buka puasa dengan makan 3 buah kurma. Selain manis, kurma juga merupakan karbohidrat kompleks yang membuat gula diserap tubuh secara perlahan,” jelas Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Rabu (25/8/2010).

Menurut Dr Ari, banyak orang keliru menginterpretasikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’. Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang baik dilakukan pada saat buka puasa, agar dapat segera memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Tapi yang keliru adalah porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi.

“Berbuka dengan yang manis tapi jangan berlebihan, apalagi kalau manisnya berasal dari gula,” tambah dokter sekaligus Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).

Dr Ari menjelaskan bahwa produk gula merupakan jenis karbohidrat sederhana, artinya sangat mudah dipecah dan dicerna menjadi gula darah. Hasilnya, bila gula dikonsumsi secara berlebih, maka gula darah akan melonjak dalam tubuh dan membuat orang mudah mengantuk, lemas dan menimbun lemak.

Sedangkan kurma merupakan jenis karbohidrat kompleks, sama halnya dengan nasi merah, jagung dan gandum. Karbohidrat kompleks akan lebih lambat dipecah atau dicerna menjadi gula darah, dengan demikian gula darah akan tetap stabil (tidak mengalami fluktuasi yang tinggi). Selain itu karbohidrat kompleks juga sangat membantu proses metabolisme energi tubuh.

Untuk itu, Dr Ari menyarankan agar tidak mengonsumi makanan atau minuman manis yang berasal dari gula secara berlebihan, baik pada saat buka puasa atau pun sahur. Hal ini karena makanan manis akan membuat tubuh melepaskan insulin dengan cepat sehingga memicu rasa lapar lebih cepat pula.

Selain itu, insulin berfungsi untuk memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Bila insulin dilepaskan dengan sangat cepat, maka orang merasa cepat berenergi tetapi sekaligus cepat menghabiskan cadangan energi.

sumber : health.detik.com

Banyak orang enggan makan di tempat yang kurang bersih karena takut keracunan. Padahal, sebenarnya keracunan makanan bisa berawal dari dapur sendiri.

Berdasarkan data YLKI, tren kasus keracunan makanan meningkat tajam sejak tahun 2004. Sekitar 45 persennya terjadi pada anak-anak sekolah. Dan, sampai sekarang, kasus keracunan makanan tetap saja banyak terjadi silih berganti di berbagai daerah. Penyebabnya sangat beragam. Ada yang karena jajan sembarangan dan tidak sedikit juga karena menyantap olahan dapur rumahan.

“Riset membuktikan ternyata orang tidak terlalu berhati-hati dalam mengolah makanan seperti yang seharusnya,” kata Janet B Anderson, RD, profesor klinik bidang nutrisi dan ilmu makanan di Utah University. “Banyak orang percaya bahwa mereka sudah melakukan prosedur yang benar, padahal kenyataannya tidak.”

Berikut adalah beberapa kesalahan yang selama ini sering kita lakukan di dapur, yang akhirnya bisa menyebabkan keracunan makanan.

Hanya mencuci buah yang kulitnya bisa dimakan. Padahal, buah yang kulit dan bijinya tidak bisa dimakan, seperti pisang dan melon misalnya, bisa sama berbahayanya. Bakteri bisa berpindah dari kulit luar ke daging buah melalui pisau pemotong. Kesimpulannya, semua jenis buah-buahan harus dicuci.
Dianjurkan: Kupas juga kulit tomat, stroberi, dan paprika setelah dicuci.

Meninggalkan sisa makanan di atas kompor. Meninggalkan sisa makanan di panci di atas kompor, meski dengan tujuan supaya makanan tetap hangat, justru akan merusak makanan tersebut. Menghangatkan makanan—yang kita kira bisa mengurangi kemungkinan timbulnya racun—justru memberi hasil sebaliknya. Beberapa racun justru terbentuk karena makanan dihangatkan. Aturan yang benar: simpan sisa makanan di dalam kulkas. Hangatkan ketika jam makan hampir tiba.
Dianjurkan: Tempatkan sisa makanan yang masih hangat dalam wadah kecil dan tidak terlalu tinggi supaya makanan lebih cepat dingin. Jangan penuhi kulkas dengan wadah berisi makanan. Mengapa? Karena kulkas yang penuh jadi tidak bisa mengeluarkan udara dingin dengan efisien.

Memanggang daging hingga warna merahnya hilang. Penelitian di Kansas University mengatakan bahwa mata kita tidak bisa digunakan sebagai ukuran matang tidaknya sepotong daging. Contohnya, daging yang dibekukan akan cepat berubah warna menjadi coklat saat dimasak meski sebenarnya belum benar-benar matang. Sebaliknya, beberapa jenis daging cincang segar bisa tetap berwarna merah muda saat mencapai tingkat kematangan yang sempurna.

Satu-satunya cara untuk mengetahui tingkat kematangan daging yang benar adalah dengan menggunakan termometer daging. Daging disebut matang kalau suhunya sudah 71 derajat celsius atau lebih saat dimasak.
Dianjurkan: Kalau merasa daging yang dimasak belum cukup panas dan kita ingin memasaknya lebih lama, cuci dahulu termometer daging sebelum digunakan kembali untuk menghindari terjadinya kontaminasi.

Langsung mencuci sayuran. Saat membawa sayuran segar pulang dari swalayan, kita jadi ingin langsung membersihkannya dan menyimpannya dalam kulkas. Tetapi, kebiasaan ini justru bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dan mikroba. Penyebabnya adalah kelembaban yang tertinggal dari air cucian, kata Linda J Harris, PhD, direktur riset keamanan makanan Western Institute, University of California. Sebaiknya, bersihkan sayur tepat sebelum kita mengolahnya.
Dianjurkan: Kupas lapisan luar selada dan kubis. Di bagian inilah kontaminasi paling banyak terjadi. Bersihkan juga bagian-bagian lainnya. Jangan gunakan sabun karena dapat meninggalkan residu berbahaya.
(Anna Roufos/Lily Turangan/Prevention Indonesia)

sumber : kompas.com