Posts Tagged ‘jantung’

Banyak orang yang memanfaatkan masa-masa hidup hanya dengan hal-hal yang menyenangkan seperti makan enak, gaya hidup yang tak sehat dan berdalih demi kelangsungan hidup (survival). Yang dampaknya bisa merusak diri sendiri, bahkan berisiko meninggal dengan cepat.

Setidaknya ada 9 kebiasaan sehari-hari yang bisa merusak tubuh dan menghancurkan diri seperti dikutip LiveScience, Jumat (11/5/2012):
1. Makan Junk Food
Banyak orang yang bunuh diri hanya karena apa yang dia makan. Salah satunya karena penyakit jantung yang diklaim sebagai pembunuh nomor satu di negara-negara maju.

Neskipun beberapa diantaranya disebabkan faktor genetis, namun faktanya sebagian besar kematian akibat penyakit jantung disebabkan oleh sampah makanan yang sarat lemak dan gula dalam tubuh kita.

2. Merokok
Penyakit yang berkaitan dengan rokok merupakan pembunuh yang sebenarnya paling bisa dicegah.

Hanya dengan satu batang rokok saja, tekanan darah bisa naik dan menurunkan sirkulasi darah ke kaki dan tanga.

3. Menonton TV
Tak hanya menghibur, TV juga membuat orang bermalas-malasan di sofa selama berjam-jam. Jika diakumulasi, rata-rata orang Amerika menghabiskan waktu 9 tahun selama hidupnya hanya untuk terpaku di depan TV, padahal tahun-tahun itu bisa saja dihabiskan untuk berolahraga.

Banyak duduk dan makan di depan TV juga menyebabkan obesitas sehingga kombinasi ketiga hal ini akan semakin mempercepat proses perusakan diri Anda, meskipun mungkin Anda akan menjadi lebih pintar dengan berdalih menonton saluran-saluran sains.

4. Stres
Menciptakan lebih banyak stres atau tekanan dalam hidup Anda adalah cara luar biasa untuk mengundang seluruh jenis penyakit datang ke tubuh Anda.

Ketika Anda mengalami stres kronis, kelenjar adrenalin dipaksa untuk kerja lembur hingga akhirnya kelenjar itu lelah dengan sendirinya dan menghambat sistem kekebalan tubuh.

Jadi jika Anda ingin merusak diri sendiri, khawatirkan berbagai hal, baik sepele maupun tidak, dan Anda takkan tahu apa yang akan Anda alami nanti!

5. Banyak Minum Alkohol
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa sesekali minum alkohol, terutama anggur dapat bermanfaat bagi tubuh Anda.

Namun jika Anda minum lebih dari batasan dua gelas per hari hingga lebih maka hal itu bisa menyebabkan kerusakan hati, diabetes dan menjadi penyebab kasus hampir 100.000 kematian tiap tahunnya.

6. Banyak Mengemudi
Ternyata mengemudi membunuh lebih banyak orang berusia 1-35 tahun dari apapun dan statistik itu hanya bisa menurun jika semua orang hanya tinggal di rumah.

Namun jika Anda merasa fakta itu kurang menyenangkan, coba saja keluar rumah dan ngebut, kalau perlu mainkan ponsel Anda atau makan selama mengemudi dan jangan memakai sabuk pengaman. Jangan heran jika nanti Anda akan jadi bagian dari angka itu.

7. Melakukan Seks Berisiko
Kebanyakan orang setuju bahwa seks itu sendiri tidak begitu buruk. Orang yang pintar merusak dirinya sendiri tak menggunakan perlindungan saat berhubungan seksual, mengabaikan riwayat seksual pasangannya dan menghindari pemeriksaan medis tahunan.

Sebanyak 12 juta orang Amerika pun telah divonis mengidap penyakit menular seksual setiap tahunnya, bahkan banyak diantara korban-korbannya menjadi mandul.

8. Mengabaikan Dokter
Banyak orang setuju bahwa kesehatannya tak sebanding dengan waktu 30 menit yang dihabiskan untuk menemui dokter dan 526.000 menit yang diperlukan untuk latihan fisik sekali pertahun.

Pernyataan ini merupakan taktik jitu jika Anda ingin mengabaikan deteksi penyakit dini dan konsultasi medis yang sebenarnya sangat penting.

Jika tidak ingin mendengar dokter Anda memberitahukan tips merusak diri lainnya yang menurut Anda tidak sehat, lebih baik tak usah pergi sekalian.

9. Mengorbankan Jam Tidur
Kurang tidur (kurang dari 7-8 jam per malam) telah banyak dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes dan kanker.

Kelelahan mental juga menjadi faktor risiko besar bagi kecelakaan di kendaraan sama halnya dengan alkohol.

Coba bayangkan berapa banyak perilaku merusak diri yang telah Anda lakukan jika Anda tambahi dengan mengabaikan jam tidur?

http://health.detik.com/read/2012/05/11/071842/1914558/766/9-kebiasaan-sehari-hari-yang-merusak-tubuh?l1102755

Tahukah Anda bahwa bentuk dan warna kuku dapat menggambarkan bagaimana status kesehatan secara keseluruhan? Perubahan yang terjadi di kuku bisa mengindikasikan adanya gangguan pada tubuh, seperti pada hati, paru-paru bahkan jantung.

Kuku merupakan struktur penting yang bertindak sebagai pelindung dan meningkatkan sensasi pada ujung jari. Ujung jari memiliki banyak ujung saraf, yang memungkingkan mendapatkan informasi kesehatan hanya dengan melihat bentuk dan warna kuku.

Berikut beberapa bentuk dan warna kuku serta arti kesehatannya, seperti dikutip webmd, Kamis (22/3/2012):

Kuku normal
Kuku yang normal dan sehat tampak berwarna merah muda dan bercahaya. Kuku juga tampak kuat, tubuh dengan mudah dan normal (tidak ada kelainan seperti kering atau retak-retak), serta akan melengkung sedikit ketika ditekan (tidak keras).

Kuku jari tangan tumbuh lebih cepat dari kuku jari kaki dengan kecepatan per bulan sekitar 3 mm dan dibutuhkan 6 bulan untuk kuku tumbuh dari akar ke tepi garis. Sedangkan kecepatan tumbuh kuku kaki 1 mm per bulan dan membutuhkan 12-18 bulan untuk tumbuh dari akar ke ujung kuku.

Kuku pucat
Kuku sangat pucat kadang-kadang bisa merupakan tanda penyakit serius, seperti anemia, gagal jantung kongestif, penyakit hati dan malnutrisi.

Kuku putih
Jika sebagian besar kuku berwarna putih dengan pinggiran gelap, ini dapat mengindikasikan masalah liver, seperti hepatitis. Dalam gambar ini, Anda dapat melihat jari-jari juga kuning, tanda lain dari masalah hati.

Kuku kuning
Salah satu penyebab kuku kuning adalah infeksi jamur. Jika infeksi semakin memburuk, kuku dapat terlepas, menebal dan hancur. Dalam kasus yang jarang, kuku kuning dapat menunjukkan kondisi yang lebih serius seperti penyakit tiroid, diabetes, penyakit paru-paru atau psoriasis.

Kuku kebiruan
Kuku dengan warna kebiru-biruan bisa berarti tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Ini bisa mengindikasikan infeksi di paru-paru, seperti pneumonia. Beberapa masalah jantung juga dapat dikaitkan dengan kuku kebiruan.
img

Kuku bergelombang
Jika permukaan kuku bergelombang, itu mungkin merupakan tanda awal psoriasis atau radang arthritis. Perubahan warna kuku juga biasa terjadi, yaitu kulit di bawah kuku dapat tampak coklat kemerahan.

Kuku retak-retak
Kuku kering, rapuh dan sering retak atau terbelah telah dikaitkan dengan penyakit tiroid. Retakan kuku yang dikombinasi dengan warna kekuningan lebih mungkin terjadi karena infeksi jamur.

Bengkak di sekitar kuku
Jika kulit di sekitar kuku tampak merah dan bengkak, ini biasa dikenal sebagai peradangan lipatan kuku. Kondisi ini bisa terjadi karena penyakit lupus atau kelainan jaringan ikat. Infeksi juga dapat menyebabkan kemerahan dan peradangan pada lipatan kuku.

Terdapat garis gelap
Garis hitam di kuku harus diselidiki sesegara mungkin. Kondisi ini kadang-kadang disebabkan oleh melanoma, jenis yang paling berbahaya dari kanker kulit.

http://health.detik.com/read/2012/03/22/162825/1874662/763/10/kuku-dan-arti-kesehatannyal1102755

Banyak perokok yang mengaku sulit untuk berhenti dari kebiasaan buruknya ini. Tapi coba pikirkan kembali, karena ada banyak manfaat yang bisa didapat jika berhasil menendang kebiasaan merokok.

Jika seseorang berhasil menghentikan kebiasaannya merokok maka ada 2 manfaat yang sudah pasti di dapatnya yaitu meningkatkan kesehatan dan uang yang dimilikinya akan bertambah. Tapi selain itu ada manfaat lain yang bisa didapatkan.

Berikut ini 6 manfaat mengejutkan yang didapat jika berhasil berhenti merokok, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Kamis (15/3/2012) yaitu:

1. Meningkatkan kemampuan otak, ia akan memiliki kemampuan penalaran yang lebih baik dan memori meningkat.
2. Membantu Anda terlihat lebih muda, karena rokok bisa membuat kulit lebih cepat tua hingga 20 tahun dan 4 kali lebih mungkin menimbulkan uban.
3. Meningkatkan kesuburan, studi menemukan rokok bisa mengurangi kesempatan seorang perempuan untuk hamil hingga 30 persen.
4. Memperindah senyum, karena rokok diketahui bisa menyebabkan penyakit gusi, noda di gigi dan bau mulut.
5. Melindungi penglihatan, studi menemukan rokok meningkatkan risiko macular degeneration hingga 2 kali lipat yang bisa menyebabkan kebutaan.
6. Membuat anak-anak Anda lebih bahagia, sekitar 98 persen anak yang orangtuanya merokok berharap mereka bisa menghentikan kebiasaannya itu.

Selain manfaat tersebut, tubuh juga akan merasakan perbedaan yang berarti beberapa menit setelah seseorang berhenti merokok seperti:

1 Setelah 20 menit tekanan darah dan denyut nadi kembali normal
2 Setelah 8 jam oksigen di dalam darah kembali normal
3 Setelah 24 jam paru-paru mulai membersihkan tumpukan tar
4 Setelah 48 jam kemampuan indera perasa dan bau akan sangat meningkat
5 Setelah 72 jam seseorang akan bernapas lebih mudah, tabung bronchial menjadi rileks dan meningkatkan energi
6 Setelah 2-12 minggu orang bisa berjalan dan lari lebih jauh, setelah 3-9 bulan paru-paru memiliki ruang untuk oksigen yang 10 persen lebih banyak
7 Setelah 1 tahun risiko serangan jantung akan berkurang setengahnya, setelah 10 tahun risiko kanker paru berkurang setengahnya dan setelah 15 tahun risiko serangan jantung sama seperti non-perokok.

Ketika berusaha untuk berhenti merokok, satu hal yang harus diingat adalah jangan mudah menyerah dan putus asa. Jika pernah gagal berhenti dan kembali merokok, maka coba lagi untuk berhenti.

Untuk mempertahankan kebiasaan berhenti merokok cobalah melakukan sebuah hobi baru yang bisa membuat pikiran jauh dari rokok seperti bersepeda atau melukis, serta usahakan untuk tetap sibuk melakukan pekerjaan, pilihlah teman yang bisa mendukung dan ambil waktu sekitar 5 menit setiap harinya untuk mencaritahu berapa uang yang sudah dihemat dari berhenti merokok.

http://health.detik.com/read/2012/03/15/115725/1868034/766/nilai-plus-plus-yang-didapat-jika-berhasil-lepas-dari-rokok

Rasa kantuk merupakan tanda yang diberikan tubuh agar orang beristirahat, yang biasanya datang di malam hari atau saat merasa lelah. Namun kondisi tertentu dapat membuat orang selalu merasa ngantuk, bahkan di waktu kerja. Apa penyebabnya?

Dilansir Webmd, Selasa (4/1/2011), berikut beberapa penyebab yang membuat orang selalu mengantuk sepanjang hari:

1. Anemia (kurang darah)
Anemia merupakan penyebab utama rasa kantuk sering datang. Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang, sehingga menyebabkan orang sering merasa ngantuk.

2. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid)
Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.

3. Diabetes
Glukosa adalah bahan bakar dari energi yang dilepaskan dalam sel-sel karena adanya oksigen. Orang dengan diabetes tipe-2 memiliki tingkat glukosa darah yang tinggi, karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa ini untuk menyediakan energi. Oleh karena itu, individu dengan diabetes tipe-2 mengeluh merasa lelah dan mengantuk sepanjang waktu.

4. Dehidrasi
Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Segeralah cukupi kebutuhan air dalam tubuh agar selalu merasa segar dan bersemangat.

5. Depresi
Depresi bukan hanyan gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi.

6. Gangguan tidur
Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan meremajakan diri. Sementara pada orang yang menderita kurang tidur karena insomnia, sleep apnea, maka sistem pernapasan akan terhambat sehingga sering menyebabkan kelelahan dan kantuk.

7. Penyakit jantung
Ketika mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik, karena selalu mengantuk bisa jadi pertanda awal penyakit jantung.

8. Sindrom kelelahan kronis
Lelah biasanya segera hilang saat dibawa istirahat. Tapi untuk sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome), lelah tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya kesadaran.

http://www.detikhealth.com/read/2011/01/04/143608/1538917/766/bila-orang-sering-merasa-ngantuk?lbbank

Merawat dan membersihkan gigi secara rutin memang merupakan hal yang sepele dan seringkali tidak diperhatikan. Namun, ternyata hal tersebut dapat memberikan dampak yang cukup serius pada kesehatan secara umum.

Kunjungan ke dokter gigi setidaknya dua kali setahun dapat membantu untuk mengurangi risiko menderita serangan jantung atau stroke. Hal tersebut merupakan hasil penelitian dari sekelompok peneliti dari Veterans General Hospital in Taipei, Taiwan.

Hasil penelitian tersebut, baru-baru ini telah dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Heart Association (AHA) di Orlando, Florida.

“Perlindungan dari penyakit jantung dan stroke lebih jelas pada peserta penelitian yang mendapatkan pemeriksaan gigi sedikitnya setahun sekali. Memiliki gigi yang dibersihkan secara rutin oleh tenaga kesehatan profesional dapat untuk mengurangi pertumbuhan bakteri yang menyebabkan peradangan. Bakteri peradangan tersebut dapat menyebakan kondisi yang mengarah pada perkembangan penyakit jantung atau stroke,” kata Dr Emily (Zu-Yin) Chen, seorang ahli kardiologi di Veterans General, dalam sebuah rilis berita hasil penelitian di AHA seperti dilansir dari HealthNews, Selasa (15/11/2011).

Menyikat gigi secara rutin dan teratur dapat membantu menghilangkan lapisan biofilm yang lengket dan mudah melekat pada gigi. Lapisan biofilm tersebut mengandung bakteri dan dikenal sebagai plak. Plak yang telah mengeras karena terkalsifikasi disebut sebagai karang gigi (kalkulus).

Kalkulus hanya dapat dihilangkan dengan pembersihan karang gigi (scaling) yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional. Dengan menggunakan proses yang disebut scaling, dokter gigi dapat menghilangkan kalkulus di atas dan di bawah garis gusi.

Kalkulus yang berada di atas garis gusi disebut sebagai kalkulus supragingiva. Sedangkan kalkulus yang terletak di bawah garis gingiva disebut sebagai kalkulus subgingiva.

“Saya akan menyarankan semua orang untuk melakukan pembersihan gigi secara rutin dan teratur oleh tenaga kesehatan profesional. Karena tidak semua kotoran yang melekat pada gigi dapat dihilangkan dengan menyikat gigi,” kata Dr. Chen.

Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara peradangan kronis dari penyakit gusi, dan pengembangan penyakit jantung. Namun, penelitian tersebut hanya dilakukan secara observasional.

Pada penelitian baru tersebut, para peneliti mengamati lebih dari 100.000 orang yang tidak memiliki sejarah masalah jantung atau stroke selama rata-rata 7 tahun.

Diantara peserta penelitian tersebut lebih dari 51.000 orang dewasa yang telah menerima setidaknya satu kali pembersihan karang gigi oleh tenaga kesehatan profesional. Dan kelompok sisanya merupakan kelompok yang tidak menerima pembersihan karang gigi oleh tenaga kesehatan profesional.

Penelitian tersebut menunjukkan di antara peserta yang telah melakukan pembersihan karang gigi dua kali dalam setahun selama 2 tahun, risiko untuk serangan jantung mengalami penurunan sebesar 24 persen, dan risiko stroke berkurang 13 persen.

Hal tersebut bila dibandingkan dengan kelompok yang tidak melakukan pembersihan karang gigi oleh tenaga kesehatan profesional sama sekali.

http://www.detikhealth.com/read/2011/11/15/131737/1767690/766/periksa-gigi-secara-rutin-kurangi-risiko-serangan-jantung?l991101755

Jika Anda sudah tidur berjam-jam tapi masih terasa ngantuk, maka Anda perlu mewaspadai adanya penyakit di dalam tubuh. Rasa kantuk merupakan tanda yang diberikan tubuh agar orang beristirahat, yang biasanya datang di malam hari atau saat merasa lelah.

Namun kondisi tertentu dapat membuat orang selalu merasa ngantuk, bahkan di waktu kerja. Apa penyebabnya? Dilansir Webmd, berikut beberapa penyebab yang membuat orang selalu mengantuk sepanjang hari:

1. Anemia (kurang darah)
Anemia merupakan penyebab utama rasa kantuk sering datang. Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang, sehingga menyebabkan orang sering merasa ngantuk.

2. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid)

Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.

3. Diabetes
Glukosa adalah bahan bakar dari energi yang dilepaskan dalam sel-sel karena adanya oksigen. Orang dengan diabetes tipe-2 memiliki tingkat glukosa darah yang tinggi, karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa ini untuk menyediakan energi. Oleh karena itu, individu dengan diabetes tipe-2 mengeluh merasa lelah dan mengantuk sepanjang waktu.

4. Dehidrasi
Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Segeralah cukupi kebutuhan air dalam tubuh agar selalu merasa segar dan bersemangat.

5. Depresi
Depresi bukan hanyan gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi.

6. Gangguan tidur
Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan meremajakan diri.

Sementara pada orang yang menderita kurang tidur karena insomnia, sleep apnea, maka sistem pernapasan akan terhambat sehingga sering menyebabkan kelelahan dan kantuk.

7. Penyakit jantung
Ketika mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik, karena selalu mengantuk bisa jadi pertanda awal penyakit jantung.

8. Sindrom kelelahan kronis
Lelah biasanya segera hilang saat dibawa istirahat. Tapi untuk sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome), lelah tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya memori.

sumber : detikhealth.com