Posts Tagged ‘imajinasi’

Orangtua lebih sering mengajarkan anaknya membaca dan menulis tapi jarang yang mengajari melukis atau menggambar. Padahal melukis bisa membantu anak mengungkapkan perasaannya.

Anak-anak umumnya suka menggambar, mencoret-coret atau membuat tanda pada kertas bahkan dinding rumah dengan menggunakan pensil atau krayon. Kondisi ini kadang membuat orangtua kesal karena rumah menjadi berantakan.

Jangan emosi dulu karena menggambar dan melukis bisa membantu anak mengekspresikan pikirannya. Kegiatan ini akan mendorong kemampuan imajinatifnya sehingga membantu perkembangan keterampilannya (skill development), seperti dikutip dari IndiaParenting, Sabtu (26/3/2011).

Dengan membantu anak untuk menggambar dan melukis maka itu mengembangkan kemampuannya dalam berimajinasi serta meningkatkan keterampilan motoriknya secara bersamaan karena kegiatan ini turut melibatkan jari-jari dan tangan.

Orangtua bisa mulai mengajarkan anaknya untuk menggambar atau melukis pada usia 12 atau 14 bulan.

Bagi balita lukisan atau gambar seperti eksperimen dan tidak mempedulikan hasil akhirnya. Anak-anak ini akan bermain dengan warna dan menggambar hal-hal yang menurutnya menarik dan disukai.

Beberapa orang mungkin berpikiran bahwa balita yang bermain cat atau menggambar hanya akan mendapatkan kotor saja tanpa ada manfaat lainnya.

Hal ini tidak sepenuhnya benar karena pada usia tersebut anak memiliki banyak emosi, jadi menggambar atau melukis bisa menjadi media untuk mengeskpresikannya sambil bermain dengan berbagai warna.

Agar kegiatan ini tidak mengotori rumah dan dinding, tak ada salahnya bagi orangtua untuk menyediakan alat dan kertas atau buku untuk anak menggambar. Serta ikutlah bergabung dengannya sehingga kegiatan ini bisa dilakukan bersama-sama dan mendorong kreativitasnya.

Menghabiskan waktu bersama dengan anak sambil belajar melukis atau menggambar menggunakan cat atau krayon merupakan saat-saat yang indah serta bisa meningkatkan ikatan antara orangtua dan anak.

Tapi jika anak menggambar di dinding atau mengotori rumah, orangtua sebaiknya tidak membentak atau memarahinya karena akan membuat anak takut sehingga menghambat perkembangan imajinatifnya. Orangtua bisa memberitahunya secara perlahan dan baik-baik sambil memberinya pengertian.

sumber artikel : http://health.detik.com/read/2011/03/26/120445/1601794/764/melukis-bisa-membantu-anak-ungkapkan-perasaannya?l991101755
sumber gambar : gettyimages.com

Iklan

Ancaman pemanasan global, saat ketinggian permukaan laut diperkirakan naik secara ekstrim dan menenggelamkan sebagian planet Bumi, menjadi inspirasi perusahaan arsitektur Rusia, Remistudio.

Dalam program arsitektur penanggulangan bencana International Union of Architects, Remistudio merancang sebuah hotel yang bisa berperan sebagai bahtera penyelamat, kalau-kalau bencana dahsyat terjadi. Namanya, Ark Hotel. Bisa didirikan di laut atau darat.

Ini mungkin terdengar seperti perpaduan kisah bahtera Nabi Nuh dan cerita film fiksi ilmiah tahun 1970-an. Namun, hotel berbentuk kerang ini memang didesain tahan banjir akibat kenaikan ekstrim permukaan air laut. Juga terhadap gelombang. Ark Hotel dapat mengapung dan timbul secara otomatis di permukaan air.

Tak hanya itu, hotel ini juga tahan gempa, dan bisa didirikan di daerah yang berbahaya secara seismik. Arsiteknya mengklaim, desain yang terdiri dari konstruksi busur dan kabel dengan bantalan bisa mendistribusikan berat secara merata saat terjadi lindu.

Selain itu, struktur bawah tanahnya berbentuk tempurung, tanpa tepian atau sudut. Hotel raksasa yang mengambang ini diklaim juga sebagai ‘biosfer’, surga yang nyaman bagi para penghuninya, bahkan saat bencana sekalipun.

Desain hotel futuristik ini menggunakan panel matahari dan instalasi pengumpul air hujan, menjamin ketersediaan energi, juga air bagi para penghuninya.

Lingkungan yang mirip rumah kaca juga memungkinkan tanaman tumbuh subur, membantu meningkatkan kualitas udara dan juga menyediakan makanan.

Selain itu, strukturnya yang tembus pandang membuatnya hemat energi di siang hari. Cukup memanfaatkan energi matahari. Untuk memastikan kualitas cahaya, bingkai kaca dilengkapi pembersih otomatis.

Menurut Alexander Remizov dari Remistudio, ada dua pertimbangan utama dalam desain ini.

“Pertama, meningkatkan pengamanan dan pencegahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan perubahan iklim. Yang kedua adalah melindungi lingkungan alam dari aktivitas manusia,” kata dia, seperti dimuat Daily Mail, 10 Januari 2011.

Bahtera ini juga dimaksudkan untuk menjawab tantangan lingkungan global saat ini. Juga untuk mendukung sistem pertahanan hidup.

“Semua tanaman dipilih yang sesuai, efisiensi pencahayaan, dan produksi oksigen. Juga bertujuan untuk menciptakan ruang yang menarik dan nyaman,” kata dia.

Remizov menambahkan, atap hotel yang transparan menjamin ada cukup cahaya bagi tanaman dan untuk menerangi interior.

Perancangnya mengklaim, Ark Hotel bisa didirikan hanya dalam waktu beberapa bulan di seluruh bagian dunia. “Bagian-bagiannya bisa disatukan dalam waktu tiga sampai empat bulan,” kata Remizov.

Hingga kini hotel ini masih berbentuk rancangan, para arsiteknya sedang mencari investor untuk membuatnya nyata. Selain jadi hotel yang nyaman untuk rehat, Ark Hotel bisa menjelma menjadi lokasi pengungsian di masa depan.

Tapi, bagaimanapun hebat dan kuatnya manusia mempertahankan diri, jika Allah telah berkehendak, tidak ada yang bisa menghalangi.
Wallohua’lam..

sumber : apakabardunia.com

Banyak orang menggunakan suplemen penambah daya ingat otak agar tetap memiliki pikiran yang tajam. Sebenarnya pil otak seperti ginkgo dan melatonin tidak terbebas dari potensi efek samping. Pikiran tajam tetap bisa didapat tanpa suplemen.

Peneliti Dr Steven DeKosky dari University of Virginia School of Medicine mengatakan suplemen tidak terbukti memperlambat penurunan fungsi kognitif otak pada orang lanjut usia.

Memang orang tua biasanya identik dengan sifat pelupa dan susah mengingat, inilah tanda-tanda berkurangnya ketajaman pikiran. Tetapi kebanyakan orang tentunya ingin memiliki pikiran dan ingatan yang selalu tajam walaupun usia bertambah.

Seperti dilansir dari Livescience, Selasa (18/5/2010), berikut beberapa cara yang bisa menjaga agar pikiran tetap tajam tanpa suplemen:

1. Olahraga
Para ilmuwan mulai berpikir bahwa melakukan olahraga aerobik teratur dapat menjadi hal yang paling penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang otak.

Selain baik untuk jantung dan paru-paru, berjalan di treadmill juga sehat bagi otak. Untuk kebugaran mental, setidaknya lakukan minimal 30 menit aktivitas fisik setiap hari.

2. Perhatikan diet
Memanjakan diri dengan makanan bisa membuat kemampuan otak melambat dan mengakibatkan kerusakan otak jangka panjang. Tetapi terlalu sedikit mengonsumsi kalori juga dapat mengganggu fungsi otak.

Diet yang terlalu ekstrem dapat menyebabkan orang mengalami Anorexia atau gangguan makan. Banyak penelitian juga menghubungkan diet yang tidak tepat dengan kekacauan, kebingungan dan kehilangan memori.

3. Rawat tubuh dengan baik
Sebagian besar penyakit seperti diabetes tipe II, obesitas dan hipertensi dapat dicegah dengan pola hidup sehat. Mencegah penyakit-penyakit tersebut juga sama saja menjaga kesehatan otak.

Banyak masalah kesehatan yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan gangguan memori. Menjaga sistem sirkulasi bekerja dengan baik, menghindari rokok dan lemak jenuh, dapat mengurangi kerusakan yang berkaitan dengan otak.

4. Cukup istirahat
Ketika orang beristirahat dan bermimpi, kenangan akan disaring, disimpan dan beberapa akan dibuang. Dan sebuah penelitian baru menemukan bahwa bila orang tidak tidur, protein akan terbangun pada sinaps, sehingga sulit untuk berpikir dan belajar hal baru. Selain itu, kurang atau tidak cukup tidur yang kronis terkait dengan penurunan kognitif di usia tua.

5. Perbanyak makan ikan
Asam lemak esensial pada ikan, seperti omega-3, sangat penting untuk fungsi otak dan terbukti bermanfaat untuk mengobati penyakit seperti melemahnya otak akibat depresi.

6. Bersantailah
Stres dapat mencuci otak dengan bahan kimia yang berbahaya di hipokampus dan daerah otak lain yang terlibat dalam memori. Beberapa ilmuwan menduga bahwa hidup gaya yang seimbang dan melakukan kegiatan santai seperti yoga dapat memperlambat penurunan memori dengan mengurangi stres.

7. Lakukan tes otak
Teka-teki silang, sudokus dan permainan asah otak lainnya benar-benar menjaga otak tetap tajam. Namun, kurangnya pendidikan merupakan prediktor kuat penurunan kognitif.

Jika Anda menerapkan pola hidup sehat, maka tak perlu mengonsumsi suplemen otak, karena selain tak membawa banyak manfaat bagi otak, juga dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan jangka panjang.

sumber : health.detik.com

Sejak dulu, rokok diketahui menyebabkan penyakit serangan jantung dan kerusakan paru-paru. Hasil riset terbaru menyebutkan, kebiasaan merokok secara terus menerus akan membuat Anda bodoh.

Dalam studi yang dilakukan terhadap 20.000 remaja perokok, ditemukan bahwa mereka yang rutin merokok setiap hari mengalami penurunan tingkat kecerdasan dibandingkan mereka yang tidak merokok. Studi tersebut juga menyimpulkan, semakin sering seseorang merokok, semakin rendah IQ atau tingkat kecerdasan mereka.

Daily Mail, Senin (29/3/2010) melansir, mereka yang menghisap satu bungkus rokok atau lebih setiap hari, memiliki IQ tujuh setengah poin lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak merokok. Perokok berusia 18 hingga 21 tahun memiliki IQ rata-rata 94. Sedangkan mereka yang tidak merokok rata-rata ber-IQ 101.Studi ini juga menyebutkan, mereka yang menghisap lebih dari satu bungkus rokok per hari memiliki rata-rata IQ 90.

Dr Mark Weiser yang memimpin studi ini menyebutkan, dia dan timnya belum menemukan alasan yang jelas bahwa rokok menyebabkan penurunan tingkat kecerdasan. “Memang masih diperlukan studi lebih lanjut untuk benar-benar membuktikan keabsahannya,” kata Weiser.

“Namun disini sangat jelas bahwa orang-orang ber-IQ rendah rata-rata memilih untuk merokok. Ini bukan saja terkait dengan status sosial ekonomi, tetapi bisa juga karena tingkat pendidikan mereka mempengaruhi keputusan mereka untuk merokok,” terangnya.

Dia juga menduga, hasil kesimpulan ini mengonfirmasikan penelitian sebelumnya, bahwa mereka yang memiliki tingkat kecerdasan lebih rendah cenderung membuat keputusan yang tidak ‘pintar’ terkait dengan kesehatan mereka.

sumber : okezone.com

Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Fulani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet. Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya. Fulani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan “Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915: 20- 01-1965” “Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” Fulani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo’a untuk Neneknya… “Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah.” Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya. “Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah…” Kata Fulani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun … ” Fulan memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana . Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut “Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910” “Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah”, jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. “Memangnya kenapa ndhuk ?” kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. “Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka” kata Fulani sambil meminta persetujuan ayahnya. “Iya kan yah?” Ayahnya tersenyum, “Lalu?” “Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur …. Ya nggak yah?” mata Fulani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya. Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ….. “Iya nak, kamu pintar,” kata ayahnya pendek. Pulang dari pemakaman, ayah Fulani tampak gelisah Di atas sajadahnya, mem apa yang dikatakan anaknya… 42 tahun hingga sekarang… kalau kiamat datang 100 tahun lagi…142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur …. Lalu Ia menunduk … Meneteskan air mata… Kalau Ia meninggal .. Lalu b anyak dosanya …lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun? Innalillaahi WA inna ilaihi rooji’un …. Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi? Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan? Ya Allah… Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur…. air matanya semakin membanjiri jenggotnya Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak … Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Fulani . Dihampirinya Fulani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Fulani terus tertidur…. tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan… Dan apa yang akan datang di depannya… “Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku…” Sebarkan artikel ini ke saudara-saudara Kita, mudah-mudahan bermanfaat.. . “Sebarkanlah walau hanya 1 ayat” Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,

taken from : banjar-jabar.go.id

Menurut kesimpulan para peneliti yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Sciences. Bayi yang selalu mendengar dua bahasa sejak di dalam kandungan cenderung akan lebih terbuka pada komunikasi bilingual. Hebat dong…bisa paham dua bahasa, satu bahasa ibu dan satunya bahasa internasional.

Para ilmuwan dari University of British Columbia dan peneliti dari Organization for Economic Cooperation and Development di Perancis melakukan tes pada dua kelompok bayi baru lahir. Kelompok pertama adalah bayi yang hanya mendengarkan bahasa Inggris saat di kandungan dan kelompok kedua adalah yang mendengar bahasa Inggris dan Tagalog.

Untuk mengetahui kecenderungan bayi pada bahasa, para peneliti mengkaji refleks mengisap. Meningkatnya refleks mengisap menjadi indikasi ketertarikan bayi pada stimulus yang diberikan.

Pada uji coba pertama, bayi mendengar sebuah percakapan selama 10 menit. Bahasa yang digunakan setiap menit berganti-ganti antara bahasa Inggris dan Tagalog. Bayi dari kelompok yang mendengar bahasa Inggris saja lebih tertarik pada bahasa Inggris dibanding Tagalog.

Sebaliknya dengan bayi dari kelompok dua bahasa yang menunjukkan preferensi yang sama, baik saat diperdengarkan bahasa Inggris atau Tagalog. Selain itu, para peneliti juga menguji apakah bayi-bayi itu mengetahui perbedaan di antara dua bahasa.

Ternyata saat mendengar bahasa yang lain dari yang selama ini diketahui, misalnya mendengar bahasa Tagalog, refleks isap si bayi meningkat. Hal ini menunjukkan, mereka mengerti bahwa bahasa yang mereka dengar adalah bahasa asing.

Para peneliti menyimpulkan, bayi ternyata paham perbedaan bahasa. Oleh karena itu, keluarga yang memiliki dua bahasa berbeda disarankan untuk mengajarkan dua bahasa yang dipakai kedua orangtuanya sedini mungkin, misalnya dengan mengajak bayi bercakap-cakap dalam dua bahasa secara bergantian.

sumber : kompas.com

Michael Guriaan dalam bukunya What Could He Be Thinking? How a Man’s Mind Really Works menjelaskan, perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan terletak pada ukuran bagian-bagian otak, bagaimana bagian itu berhubungan serta cara kerjanya. Perbedaan mendasar antarkedua jenis kelamin itu adalah:
1. Perbedaan spasial
Pada laki-laki otak cenderung berkembang dan memiliki spasial yang lebih kompleks seperti kemampuan perancangan mekanis, pengukuran penentuan arah abstraksi, dan manipulasi benda-benda fisik. Tak heran jika laki-laki suka sekali mengutak-atik kendaraan.
2. Perbedaan verbal
Daerah korteks otak pria lebih banyak tersedot untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung memberi porsi sedikit pada daerah korteksnya untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum otak laki-laki lebih kecil seperempat ketimbang otak perempuan. Bila otak pria hanya menggunakan belahan otak kanan, otak perempuan bisa memaksimalkan keduanya. Itulah mengapa perempuan lebih banyak bicara ketimbang pria. Dalam sebuah penelitian disebutkan, perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata per hari, sementara pria hanya 7.000 kata!
3. Perbedaan bahan kimia
Otak perempuan lebih banyak mengandung serotonin yang membuatnya bersikap tenang. Tak aneh jika wanita lebih kalem ketika menanggapi ancaman yang melibatkan fisik, sedangkan laki-laki lebih cepat naik pitam. Selain itu, otak perempuan juga memiliki oksitosin, yaitu zat yang mengikat manusia dengan manusia lain atau dengan benda lebih banyak. Dua hal inimempengaruhi kecenderungan biologis otak pria untuk tidak bertindak lebih dahulu ketimbang bicara. Ini berbeda dengan perempuan.
4. Memori lebih kecil Pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini bisa menjawab pertanyaan kenapa bila laki-laki mudah lupa, sementara wanita bisa mengingat segala detail. *** (intisari)