Posts Tagged ‘flu’

Memasuki musim penghujan, salah satu penyakit yang paling sering diderita adalah flu dan demam. Untuk mencegah sakit demam, anda perlu meningkatkan kekebalan tubuh. Jenis-jenis makanan di bawah ini direkomendasikan oleh profesor gizi di Culinary Institute of America, Suki Hertz untuk dikonsumsi ketika sarapan agar kekebalan tubuh meningkat.

Jeruk
Jeruk mengandung vitamin C dan mengandung antioksidan yang kuat tapi rendah kalori.

Telur
Kuning telur merupakan sumber yang baik dari mineral yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Protein dalam putih telur memiliki kandungan yang sangat tinggi. Mengkonsumsi telur, baik bagian kuningnya atau putihnya sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk memberikan sistem kekebalan tubuh yang baik, gabungan antara telur panggang, bayam dan tomat mungkin bisa dicoba.

Tahu
Tahu adalah protein yang lengkap. Olahan dari kedelai ini merupakan sumber kalsium dan asam lemak omega-3. Semua kandungan yang ada dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pepaya
Pepaya memiliki kandungan zat anti-inflamasi atau anti radang. Pepaya juga sumber yang sangat baik dari vitamin C.Pepaya mengandung beta karoten, sebuah phytonutrisi yang dapat dirubah menjadi vitamin A dalam tubuh Anda dan menjaga mata dan kelembaban kulit.

Kiwi
Kiwi mengandung antara 90 dan 110 miligram vitamin C. Buah ini mengandung mineral yang penting untuk meningkatkan kekuatan otot dan saraf. Kiwi sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh karena mengandung flavonoid dan karotenoid sebagai antioksidan yang membantu kesehatan pernafasan, dan jantung.

Keju lembut
Keju mengandung selenium, antioksidan kuat yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

http://id.she.yahoo.com/inilah-tameng-alami-tangkal-flu-012038290.html

Ancaman virus Flu Burung (H5N1) yang sempat mereda kini muncul lagi. Di awal tahun ini, seorang pria berusia 23 tahun yang tinggal di Jakarta Utara diduga kuat meninggal karena Flu Burung setelah burung Merpati peliharaannya ada yang mati.

Kalau Flu Burung sudah muncul apa yang harus dilakukan? Dan bagaimana caranya agar terhindar dari virus flu burung?

Sebagian besar orang yang terinfeksi virus flu burung H5N1 akibat kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi.

Seperti kasus Puguh Dwiyanto (23) yang meninggal pada 8 Januari 2011 setelah dirujuk RSUD Tangerang. Sebelum sakit demam tinggi, ia sempat kontak dengan seekor burung Merpati miliknya yang tiba-tiba sakit dan mati.

Dalam beberapa tahun terakhir wabah flu burung terjadi di Asia, Afrika dan sebagian Eropa. Kebanyakan orang mengembangkan gejala-gejala flu burung setelah kontak dengan unggas yang sakit dan beberapa diantaranya bisa menular dari manusia ke manusia.

Jika virus ini bermutasi ada kemungkinan lebih mudah menular dari manusia ke manusia.

Untuk itu ketahui langkah-langkah berikut agar terhindar dari flu burung, seperti dikutip dari Mayo Clinic dan who.int, Senin (9/1/2012) yaitu:

1. Rajin mencuci tangan adalah salah satu cara paling sederhana dan efektif dalam mencegah infeksi, gunakan pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.

2. Menghindari kontaminasi silang, gunakan air panas dan air sabun untuk mencuci talenan, alat masak serta semua permukaan yang sudah kontak dengan unggas mentah.

3. Memasak daging unggas secara menyeluruh hingga matang dan mencapai suhu minimal 74 derajat celsius, serta menghindari konsumsi telur mentah atau setengah matang, karena kulit telur sering terkontaminasi kotoran sehingga berisiko mengandung viruss.

4. Semua orang yang terpapar unggas terinfeksi harus segera di bawa ke rumah sakit dan diawasi dengan ketat oleh otoritas kesehatan setempat.

5. Untuk menghindari co-infeksi, maka semua orang yang terlibat dalam operasi pemusnahan massal, transportasi dan pemakaman bangkai harus divaksinasi dengan vaksin yang disarankan oleh WHO saat ini.

6. Pengobatan antiviral harus tersedia secara terus menerus untuk pengobatan infeksi pada manusia dan juga pada orang yang dicurigai atau suspect sebagai bentuk pencegahan.

7. Selalu gunakan alat pelindung diri setiap kali akan kontak dengan unggas, seperti masker dan juga sarung tangan, setelahnya biasakan untuk cuci tangan meski sebelumnya menggunakan sarung tangan.

8. Tanyakan mengenai vaksinasi flu sebelum bepergian, terutama jika ingin mengunjungi daerah atau negara yang pernah terkena pandemi flu burung beberapa waktu tahun lalu.

Tanda dan gejala dari flu burung biasanya dimulai 2-5 hari setelah terinfeksi, gejala yang muncul mirip seperti flu termasuk batuk, demam, sakit tenggorokan dan nyeri otot. Beberapa kasus kadang disertai dengan mual, muntah, diare atau infeksi mata ringan.

Jika gejala ini tak juga mereda meski sudah diberikan obat penurun demam atau flu, lalu rasa nyeri yang muncul semakin meluas atau demam mencapai 38 derajat celsius atau lebih, maka konsultasikan dengan dokter dan beritahu bahwa Anda pernah kontak dengan unggas.

Jika tidak ditangani secara cepat, Flu Burung dapat mengakibatkan kematian.

http://www.detikhealth.com/read/2012/01/09/165839/1810728/766/flu-burung-kembali-mengancam-lakukan-ini-agar-bisa-terhindar?l1101755

Influenza biasanya dikenal dengan sebutan flu, yang merupakan sebuah penyakit yang bisa diatasi dengan mudah.Meski begitu, ketika mengalami flu, orang biasanya merasa sangat menderita. Mulai dari batuk, kedinginan,demam, mual dan bahkan muntah.

Sebenarnya, ada cara mudah yang bisa anda ikuti sehingga anda tak akan dengan mudah terserang flu.Lakukanlah empat hal dibawah ini seperti dikutip dari health.com.

Lebih banyak berada di luar

berada di luar dan menghirup udara segar merupakan cara termudah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. hal itu juga sangat baik untuk kesehatan psikologis kita yang bisa mengurangi tingkat stress.Faktanya, tingkat stress yang tinggi dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Relaksasi
Selalu sempatkan waktu untuk berelaksasi. Nikmati minum teh, menyiram tanaman atau melakukan hal lain yang membuat pikiran anda menjadi lebih tenang dan terhindar dari stress.

“Stress meningkatkan risiko terkena flu, karena hal itu menghalangi tubuh untuk memproduksi molekul cytokine,” kata Ather Ali, Assistant head of Complementary/Alternative Medicine Research dari the Yale-Griffin Prevention Research Center.

Fungsi molekul ini memicu penyakit itu bereaksi terhadap sistem kekebalan tubuh. lebih jauh, selama menghadapi stress anda bisanya akan mengalami masalah tidur ,pola makan tidak teratur dan pengabaian akan kesehatan.

Selalu mencuci tangan
Tangan anda merupakan sarang virus dan bakteri. Sehingga pastikanlah setelah setelah beranjak ke kamar mandi atau keluar rumah, anda mencuci tangan dengan sabun. Jangan lupa untuk mengeringkannya segera, Ingat, bakteri akan dengan mudah menyebar di suhu yang lembab ketimbang suhu yang kering.

Tidur yang cukup
Kekurangan tidur dapat secara kontinyu menghambat kemampuan dari sistem kekebalan tubuh. Faktanya sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah tim dari Universitas Carnegie Mellon di tahun 2009 menemukan bahwa , seseorang yang tidur kurang dari tujuh jam sehari, memiliki resiko terserang flu yang mencapai tiga kali lebih tinggi ketimbang yang memiliki tidur cukup.

http://id.she.yahoo.com/empat-cara-mudah-hindari-flu-124746280.html

Batuk dan pilek merupakan penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat dan sangat mudah menyebar. Tapi ada cara-cara tertentu yang bisa dilakukan untuk menangkal batuk pilek.

Umumnya batuk dan pilek menyebar melalui tetesan bakteri atau virus yang terbang di udara. Diperkirakan ada sekitar 200 jenis virus yang bisa menyebabkan kondisi ini. Orang dewasa akan mengalami pilek sekitar 2-5 kali dalam setahun, sedangkan anak-anak bisa 5-10 kali dalam setahun.

Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah batuk dan pilek, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (15/4/2011) yaitu:

1. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan

Virus flu kebanyakan disebarkan melalui kontak langsung, karenanya menjadi hal yang paling penting untuk rajin mencuci tangan dengan sabun atau larutan anti bakteri dan air mengalir. Serta hindari pula menggosok mata atau hidung jika belum mencuci tangan.

2. Minum banyak cairan
Tubuh manusia menggunakan cairan untuk menyaring limbah yang terakumulasi sehingga menghasilkan sistem yang sehat secara keseluruhan. Jika mengalami pilek atau batuk cobalah mengonsumsi jus jeruk. Selain menambah cairan tubuh, jeruk juga kaya vitamin C yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

3. Berhenti merokok dan hindari asap rokok
Asap rokok yang terhirup bisa mengiritasi tenggorokan sehingga akan memperparah gejala yang muncul. Statistik juga menunjukkan bahwa perokok berat akan mengalami sakit flu yang lebih parah.

4. Bawalah tisu saat bepergian
Simpanlah tisu yang bisa digunakan saat berada di tempat umum atau disekitar orang lain, serta menjaga jarak dengan orang yang memiliki gejala-gejala batuk pilek. Tiga hari pertama merupakan waktu yang paling menular.

5. Melakukan sauna
Ketika sauna maka seseorang akan menghirup udara panas lebih dari 80 derajat celsius. Suhu ini akan terlalu panas bagi virus untuk bertahan hidup. Tapi jangan terlalu lama melakukan sauna untuk menghindari efek sampingnya.

6. Melakukan istirahat yang cukup
Stres dan kurang istirahat bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mudah tertular penyakit. Istirahatlah yang cukup dan usahakan agar tidak kurang tidur. Karena ketika tidur, otak akan beristirahat dan tubuh mengisi ulang energi serta melawan setiap infeksi.

7. Mengonsumsi makanan tertentu
Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan buah-buahan yang kaya vitamin seperti jeruk bisa memberikan nutrisi dan vitamin yang membantu tubuh melawan infeksi serta meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa makanan diketahui bermanfaat untuk mengatasi batuk seperti bawang mentah berguna menghilangkan dahak, akar kunyit untuk batuk kering dan secangkir jus anggur yang dicampur 1 sendok teh madu disarankan untuk mengatasi batuk.

8. Menghindari makanan junk food
Mengonsumsi makanan junk food bisa membuat tubuh menjadi lemah dan rentan terhadap penyakit. Karena itu hindari makanan ini tapi gantilah dengan sayuran dan buah-buahan untuk kekebalan tubuh yang lebih baik.

9. Melakukan aromaterapi
Prinsip dari aromaterapi adalah menghirup aroma yang berbeda-beda. Dengan menghirup suatu uap bisa efektif mencairkan lendir dan mengurangi iritasi, serta menghirup minyak esensial dapat menstimulasi paru-paru untuk mengusir dahak.

10. Melakukan olahraga
Olahraga secara teratur bisa membuat tubuh mendapatkan udara segar dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

http://www.detikhealth.com/read/2011/04/15/154601/1618366/766/cara-menangkal-pilek-dan-batuk?ld991107763

Saat musim kemarau yang panas seperti sekarang ini, daya tahan tubuh cenderung menurun. Selain itu, udara kering, sumber air berkurang, banyak lalat dan debu membuat orang mudah terserang beberapa penyakit. Setidaknya ada 5 penyakit yang perlu diwaspadai saat musim kemarau.
Tak hanya pancaroba, musim kemarau yang panjang juga bisa menurunkan daya tahan tubuh. Ditambah lagi dengan berkurangnya sumber air bersih dan udara yang kering, membuat lingkungan menjadi semakin tidak sehat. Inilah yang menyebabkan beberapa penyakit marak di musim kemarau.

Menurut Dr.dr.Ari F Syam SpPD-kGEH,MMB,FINASIM,FACP, pakar penyakit dalam dari Universitas Indonesia, saat dihubungi detikHealth, Rabu (14/9/2011), setidaknya ada 5 penyakit yang perlu diwaspadai saat musim kemarau, yaitu:

1. Campak Jerman (campak 3 hari)
Dalam cuaca panas, daya tahan tubuh cenderung melemah sehingga rentan terhadap infeksi virus. Salah satu infeksi virus yang tengah mewabah adalah Campak Jerman atau biasa dikenal campak 3 hari, yang ditandai dengan ruam kemerahan di permukaan kulit.

Campak Jerman (Rubella) ini berbeda dengan campak biasa (measles) yang berlangsung lama dan penyembuhan luka yang juga lama. Campak Jerman hanya berlangsung 3 hari dan tidak terlalu berbahaya kecuali pada ibu hamil karena bisa menyebabkan kecacatan janin.

Infeksi virus Campak Jerman ditandai dengan demam tinggi dan ruam merah di permukaan kulit, kadang-kadang disertai nyeri di tenggorokan saat dipakai untuk menelan. Umumnya Campak Jerman tidak mematikan, namun harus diwaspadai pada ibu hamil karena bisa memicu keguguran.

Untuk mencegah penularan Campak Jerman, hal yang pertama kali harus dilakukan adalah menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi. Buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung vitamin sangat dianjurkan, jika perlu bisa ditambah suplemen Vitamin C dan B kompleks.

Selain itu, jika tidak ada hal yang sangat penting sebaiknya tidak berlama-lama melakukan aktivitas di bawah terik matahari. Kalaupun terpaksa harus keluar ruangan, sebaiknya memakai payung atau pelindung lainnya supaya tubuh tidak kepanasan.

2. Flu Singapura
Menurunnya daya tahan tubuh juga membuat Flu Singapura atau dalam ilmu kedokteran dikenal dengan Hand Foot and Mouth Disease (HFMD) marak di masyarakat, khususnya pada anak-anak.

Penyakit ini menyerupai flu yang disertai dengan terbentuknya lesi vesikular (bintil berisi cairan) di sekitar tangan, kaki, dan mulut. Gejala awal dari flu Singapura sama seperti flu pada umumnya seperti demam, sakit tenggorokan, pilek, sakit sepala, nyeri sendi, hilang nafsu makan, peradangan pada saluran nafas atas.

Flu Singapura ini tidaklah berbahaya dan ganas, bahkan penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya bila daya tahan tubuh pasein baik.

Namun, flu Singapura sangat mudah menular. Penularannya sama seperti penularan flu pada umumnya, yaitu melalui kontak langsung saat bicara, batuk, bersin, yang dapat mengeluarkan cairan saluran nafas. Bisa juga melalui cairan lesi vasekular yang mengenai kulit. Yang paling rentan pada anak-anak adalah melalui mainan yang digigit.

3. Sakit mata
Udara yang kering dan tidak sehat, debu dan asap yang beterbangan juga membuat orang lebih mudah mengalami sakit mata di musim kemarau. Menggunakan kacamata bisa menjadi salah satu cara pencegahan sakit mata.

Pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebab infeksinya, perawatan yang diberikan biasanya meliputi kompres, obat tetes mata, salep atau antibiotik. Hal yang membuat sakit mata lama untuk sembuh karena adanya infeksi kedua yang biasanya disebabkan oleh kuman atau bakteri.

4. Infeksi Saluran Nafas Atas (ISPA)
Udara yang panas akan membuat orang cenderung berkeringat. Selain itu, saat kemarau lingkungan cenderung tidak sehat, debu dan asap yang akan merangsang terjadinya iritasi saluran pernafasan atas dan berlanjut menjadi infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).

Keterbatasan air bersih membuat asupan air juga menurun. Jika minum dibatasi maka akan merangsang terjadinya iritasi saluran pernafasan atas. Selain itu udara yang panas membuat orang cenderung mengonsumsi air dingin atau es. Kondisi inipun akan merangsang iritasi yang terjadi pada saluran pernafasan atas dan menyebabkan terjadinya infeksi saluran pernafasan.

“Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan agar kita terhindar dari infeksi saluran nafas atas. Upaya pencegahan menghindari terpapar dengan udara langsung, tetap mempertahankan banyak minum dan tentu tidak minum air es sehingga saluran pernafasan atas tidak kering dan tidak teriritasi,” jelas Ketua Advokasi PB PAPDI (Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).

5. Diare
Air bersih yang terbatas membuat lingkungan menjadi relatif lebih kotor dan masyarakat membatasi penggunaan air bersih. Kondisi lingkungan yang kotor ini akan membuat lalat menjadi lebih banyak, sehingga membuat makanan dan minuman menjadi mudah tercemar. Apabila kondisi ini terjadi maka angka kejadian diare akan meningkat.

“Penelitian-penelitian di masyarakat menunjukkan bahwa terbatasnya air bersih merupakan salah satu faktor utama penyebab meningkatnya kejadian diare. Oleh karena itu, kemungkinan peningkatan kasus diare harus diantisipasi terutama oleh Puskesmas khususnya pada wilayah-wilayah dimana masyarakatnya mengalami krisis air bersih,” jelas Dr Ari.

Jika mengalami diare, maka yang harus dicegah adalah kekurangan cairan dan elektrolit. Kekurangan cairan dan elektrolit jika tidak terdeteksi dan tidak tertangani dengan baik akan menyebabkan komplikasi yang lanjut seperti gangguan fungsi ginjal sampai menyebabkan kematian.

“Cairan yang mengandung elektrolit seperti oralit sebaiknya segera harus diberikan dan disesuaikan dengan jumlah atau banyaknya feses cair yang dikeluarkan. Jika kondisi dehidrasi cukup berat atau pasien tidak bisa mengonsumsi minuman akibat mual dan muntahnya, maka pasien perlu perawatan di rumah sakit untuk mendapatkan infus cairan untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi,” jelas Dr Ari.

http://faktabukanopini.blogspot.com/2011/09/5-penyakit-di-musim-kemarau-yang-perlu.html

HIDUNG tersumbat karena pilek tentu sangat mengganggu. Aktivitas Anda pun menjadi tidak nyaman. Penumpukan lendir akibat pilek yang tak kunjung sembuh menjadi penyebabnya. Dalam kondisi demikian, tisu biasanya menjadi andalan.

Sebenarnya ada cara sederhana yang praktis untuk mengatasi gejala ini. Jika hidung mampet sebelah, Anda dapat berbaring miring atau menghadap ke samping. Arahnya berlawanan dengan bagian hidung yang tersumbat.

Jika hidung yang tersumbat sebelah kanan, menghadaplah ke arah kiri, demikian sebaliknya. Tunggu hingga beberapa saat. Saat Anda merasa mulai plong, tarik nafas agak dalam.

Selain cara tersebut, Anda juga dapat menghirup uap air hangat demi melegakan hidung mampet. Lakukan ini sambil menutup kepala dengan handuk, agar uap air tidak menyebar dan terhirup lebih banyak. Cara ini juga dapat memperlancar aliran darah di rongga hidung.

Alternatif lain, lakukan terapi uap minyak kayu putih. Ambil semangkuk air panas dan tetesi minyak kayu putih secukupnya. Lalu letakkan di ruangan Anda. Aromanya bisa melegakan nafas Anda.

Perlu diketahui, saat hidung Anda tersumbat karena flu, jangan terlalu sering menggunakan inhaler. Ini bisa membuat konka hidung mengecil. Bahkan merusak sel-sel dalam rongga hidung yang dapat mengganggu fungsi indera penciuman.

sumber : suaramerdeka.com

Ketika seseorang sedang dilanda flu atau pilek, maka selain minum obat ia juga disarankan untuk banyak minum. Apa alasannya orang harus mengonsumsi banyak cairan saat flu?

Jika seseorang sedang flu, maka anjuran yang akan diterimanya adalah banyak istirahat dan juga banyak minum. Ternyata saran ini bukanlah isapan jempol belaka, karena banyak minum saat flu bisa membantu mempertahankan cairan tubuh dan mengatasi flu.

Flu merupakan penyakit yang umum saat musim pancaroba atau musim hujan. Meski bukan penyakit serius, gejala-gejala flu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti hidung tersumbat, meler, batuk serta demam.

Seperti dikutip dari NYTimes, Rabu (12/1/2011) secara teoritis, mengonsumsi banyak cairan baik dari air putih atau jus bisa membantu menggantikan cairan yang hilang akibat demam dan mengevaporasi saluran pernapasan. Kondisi ini akan membantu melonggarkan lendir yang membuat seseorang merasa lebih baik.

Selain itu, air yang dikonsumsi juga bisa berfungsi membantu membersihkan sistem tubuh dan menghilangkan racun-racun. Meskipun belum dapat dipastikan apakah asupan cairan ini bisa mengurangi keparahan infeksi atau tidak.

Mendapatkan istirahat yang cukup juga penting dilakukan saat sedang flu. Hal ini karena sebagian besar flu disebabkan oleh virus yang sebenarnya bisa sembuh sendiri jika seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Meski ada beberapa makanan tertentu yang dapat mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan flu. Tapi sebenarnya ada pula makanan yang justru harus dihindari saat sedang flu seperti makanan manis, susu dan daging.

Dengan melakukan istirahat yang cukup, banyak minum air putih dan mengonsumsi makanan yang bergizi, seseorang akan memiliki sistem imun yang kuat untuk melawan virus flu di dalam tubuh dan mengurangi infeksi.

sumber : health.detik.com