Info Nasyid

Nasyid Islami tumbuh dari komunitas masjid dan kerohanian Islam kampus. Ia memiliki paduan keindahan musik dan isi syair yang menggugah sense religiusitas. Pemaknaan nasyid akhirnya lebih luas dari sekedar produk seni biasa. Berpegang pada filososfi “air“, memancar ke segala arah, nasyid harus dapat masuk dan diterima oleh seluruh kalangan. Air dapat mengikuti apapun yang berada di sekitarnya, menyebar tanpa bisa dicegah, lembut tapi bisa menembus bebatuan. Dan di sinilah kami melangkah…

Air… bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Selalu mengalir membawa manfaat bagi manusia dalam berbagai wujud dan cara. Seni juga bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Di sisi lain, Islam adalah jalan kehidupan… Apakah keduanya berlawanan? tentu saja tidak. Dengan ilmu hidup lebih mudah, dengan seni hidup menjadi lebih indah dan dengan agama hidup lebih terarah.

Islam itu luas dan menyeluruh karena dakwah harus menyentuh semua aspek kehidupan. Ia bisa tampil dalam berbagai penyajian dan keindahan. Bahasa kerennya adalah “a truth well told”. Termasuk dalam bentuk musik. Untuk itulah kami hadir sebagai bagian dari kehidupan, nasyid akan memberi kemanfaatan dalam berbagai rupanya.

Justice Voice mengambil lambang dari aksara mandarin “shuei” yang artinya air. Nama Justice Voice dipilih karena merupakan kata yang paling banyak muncul dalam Al Qur’an. Kami berharap nama Justice Voice dapat mengingatkan kami bahwa dakwah, menyampaikan ajaran Islam adalah misi yang senantiasa kami emban.

* Visi: Menjadikan JV diakui di belantika musik Indonesia
* Misi: Membumikan nasyid, agar nasyid dipahami sebagai salah satu musik, unsur hiburan, yang cocok untuk setiap kalangan tanpa melepaskan sisi religiusitas dari akar sejarahnya.
* Slogan: Funky tapi Syar’i. Justice Voice memberi sebuah pemaknaan bahwa “funky” yang kami maksud adalah smart, aktif, tidak kaku, out of the box, berwawasan, gaya tetapi tidak keluar dari batasan Syar’i.
* Salam: Salam Justice Voice dilakukan dengan mengacungkan tangan kiri, dengan mengacungkan ibu jari, telunjuk dan jari tengah, jari manis dan kelingking ditekuk. Formasi jari itu bila dilihat dari depan akan membentuk inisial Justice Voice. JV
http://irhasmuhammad.blogspot.com/2010/12/profil-tim-nasyid-justice-voice.html

Edcoustic merupakan salah satu tim nasyid asal kota Bandung dengan format band duo, yang mengusung konsep musik pop inspiratif. Group ini berdiri pada tanggal 25 Mei 2002 dengan dua personilnya yakni, Aden sebagai Vokalis, dan Eggie sebagai Gitaris.

Edcoustic berkeinginan melahirkan trend musikalitas yang berkualitas dan bernilai jual, kreatif inovatif, sarat nilai religi & kemanusiaan, melalui penampilan yang professional, sehingga memberikan inspirasi positif menuju peradaban manusia yang lebih baik.

Album perdana mereka bertajuk “Masa Muda”, yang dirilis bulan Oktober 2004, telah memberikan gebrakan dan warna baru diblantika nasyid Indonesia. Sejak kemunculannya yang menawarkan keunikkan tersendiri, edCoustic berhasil menarik perhatian pendengar pop religi. Keunikannya dapat terlihat dari formasi duo personilnya, karakter vocal yang khas, warna music, juga didukung lagu yang tematik & easy listening.

Album pertama Edcoustic telah terjual hampir 20.000 keping. Sebuah pencapaian luar biasa bagi album sekelas indie, yang hanya mengandalkan promo melalui radio segmentif diseluruh Indonesia.
Pada bulan agustus 2008, Edcoustic meluncurkan album keduanya bertajuk SEPOTONG EPISODE. Single “Muhasabah Cinta” dalam album tersebut, semakin melesatkan popularitas Edcoustic hingga mancanegara. Pada bulan ramadhan 2010 lalu, Lagu Muhasabah Cinta dipopulerkan kembali oleh trio Fatima.

Nama Edcoustic kian menggaung, saat vokalisnya Aden, sukses berkolaborasi dengan penyanyi dan pencipta laguprofesional, Melly Goeslaw, dalam menciptakan ost. film Ketika Cinta Bertasbih.

Karya terbaru Edcoustic yaitu single baru mereka di bulan ramadhan lalu, berjudul “Jalan Masih Panjang”, yang termasuk dalam album Kompilasi Muhasabah Cinta, produksi Forte Records. Single ini menyiratkan bahwa jalan karya Edcoustic di dunia nasyid masih panjang dan dinantikan para penggemarnya. Wallahu ‘alam.
Sumber : www.ann.or.id

Komentar
  1. Syarief Hidayat mengatakan:

    kapan madany bisa ??

  2. raden bentar mengatakan:

    yah…..
    mikum kmh kbarna???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s