Archive for the ‘Tips dan Trik’ Category

Apakah tubuh telah kekurangan cairan?
Bulan Ramadan telah memasuki minggu-minggu terakhir. Kemenangan bagi yang berpuasa telah di depan mata. Namun adakah di antara kita yang mendapati gejala-gejala berikut pada tubuh akhir-akhir ini?
– Kulit mengering dan pecah-pecah
– Mulut terasa sangat kering, air liur berkurang dan bibir kering pecah-pecah
– Muka memerah
– Pusing, lemah dan sering mengantuk
– Sering kram otot kaki dan tangan
– Volume urin berkurang dengan warna lebih keruh/gelap dari biasanya mata berkurang kelembabannya

Berikut tipsnya:

Puasa di bulan Ramadhan akan membuat Anda tidak bisa mengonsumsi cairan apapun dalam waktu kurang lebih 8 jam. Karena itu, Anda harus memiliki trik agar tetap bisa beribadah sekaligus terhindar dari dehidrasi.

Tetap 8 Gelas Setiap Hari
Rata-rata, seseorang membutuhkan asupan cairan sebanyak 8 gelas setiap hari. Asupan cairan ini bisa melalui air mineral, buah-buahan yang mengandung cairan, atau makanan berkuah. Usahakan agar saat sahur, Anda mencicil beberapa gelas, bisa 3 4 gelas (tetapi tidak langsung sekali minum). Demikian juga saat berbuka puasa. Jumlah 8 gelas bisa bertambah jika aktivitas yang Anda lakukan sepanjang hari menguras keringat dan tenaga.
Hindari Kafein dan Minuman Bersoda
Sebisa mungkin, minimalkan atau hindari mengonsumsi minuman/makanan yang mengandung kafein. Kafein memiliki kemampuan untuk menghilangkan manfaat dari air di dalam tubuh dan menghilangkan kelembaban. Jika Anda ingin menikmati minuman hangat, pilih teh hijau atau teh chamomile. Hindari juga minuman bersoda yang dapat membuat perut terasa penuh.

Beri Rasa Pada Air Mineral
Banyak orang yang tidak suka mengonsumsi air mineral karena rasanya hambar. Hal ini dapat diatasi dengan memberi rasa pada air mineral, tentunya rasa dari bahan alami. Anda bisa memasukkan sepotong irisan lemon atau sedikit perasan jeruk nipis ke dalam air mineral, rasanya akan lebih segar. Tetapi hindari memberi tambahan berupa gula atau pemanis lainnya.

Minum Susu
Anak-anak bisa mulai belajar puasa. Untuk mencegah dehidrasi pada anak, Anda bisa memberikan susu. Sebuah penelitian yang dilakukan di McMaster Universitymenyebutkan bahwa susu lebih baik untuk menghindari dehidrasi pada anak daripada jenis minuman suplemen atau air karena susu kaya akan kandungan protein, karbohidrat, kalsium, dan elektrolit.

Makan Buah Yang Mengandung Banyak Air
Ingin menghindari dehidrasi dengan cara yang lezat dan tidak membuat bosan? Nikmati buah-buahan segar yang mengandung banyak air, misalnya melon, semangka, jeruk manis dan lain sebagainya. Selain rasanya enak dan mencukupi kebutuhan air, buah-buahan tersebut dapat memberi asupan nutrisi untuk menjaga stamina Anda selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

http://waterforlives.blogdetik.com/2012/07/24/tips-mencegah-dehidrasi-selama-puasa/?l11755blog

Iklan

Orang jadi pendiam ketika berpuasa, selain karena lapar, bisa jadi karena khawatir bau mulutnya mengganggu lawan bicara. Masalah ini umum ditemui selama bulan puasa. Agar tak cemas dihantui bau mulut selama bulan Ramadhan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan.

Menurut penelitian, cairan pencernaan tetap keluar meski tidak ada makanan selama puasa. Hal ini akan mempengaruhi lapisan perut sehinga mengakibatkan bau busuk seperti bau makanan basi. Kurangnya air liur yang mengalir ke dalam mulut selama berpuasa, pengeringan rongga mulut, berkembangnya bakteri di lidah dan gigi, ditambah dengan cairan pencernaan akan menyebabkan bau mulut makin menggila.

Tak hanya itu, cadangan lemak dalam tubuh juga melepaskan bahan kimia keton yang didorong keluar bersamaan dengan keluarnya nafas, sehingga menambah aroma bau mulut.

“Selama Ramadhan, beberapa orang mengalami bau mulut karena kelenjar ludah tidak menghasilkan air liur yang cukup untuk menjaga napas tetap segar. Kekeringan mulut yang disebabkan oleh berpuasa memicu munculnya bau mulut,” kata Dr Rana Al Thib, Dokter Gigi di Klinik Umum Hibah Shata Specialised Dental Clinic di Dubai seperti dilansir Gulfnews.com, Minggu (22/7/2012).

Salah satu penyebab bau mulut juga karena tidak menyikat gigi selama bulan Ramadhan. Untuk mencegah minculnya bau mulut, Dr Rana menyarankan sebaiknya menyikat gigi tetap dilakukan seperti hari biasa. Meskipun tidak sarapan di pagi hari, menyikat gigi tetap harus dilakukan ketika bangun tidur. Tapi menyikat gigi setelah santap sahur juga tetap perlu dilakukan.

Selain menyikat gigi, minum banyak air ketika sahur sebanyak 2 – 3 gelas akan membantu menjaga tutup tetap terhidrasi. Dr Rana mengatakan bahwa menggunakan obat kumur masih boleh selama bulan Ramadhan karena tidak ditelan.

“Pilihlah obat kumur yang tidak mengandung alkohol karena tidak membuat mulut jadi lebih kering dan menyebabkan lebih banyak masalah,” wanti dr Rana.

Secara ringkas, cara-cara menghindari bau mulut ketika berpuasa adalah sebagai berikut:

– Menyikat gigi sehabis makan sahur dan bangun tidur

– Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang khusus (Flossing). Jangan gunakan tusuk gigi untuk mengganti benang

– Gunakan sikat gigi untuk membersihkan lidah

– Pakai obat kumur anti bakteri yang tidak mengandung alkohol

– Rongga gigi harus segera ditambal untuk mencegah penumpukan sisa makanan di dalamnya

– Membersihkan karang gigi ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali

– Minum setidaknya 2 – 3 gelas air pada saat sahur

http://health.detik.com/read/2012/07/22/155702/1971654/766/agar-mulut-tak-bau-naga-selama-berpuasa?l1101755hl

Karena dilakukan saat tidur sedang nyenyak-nyenyaknya, tak jarang orang kembali tidur sehabis bersantap sahur. Bahkan banyak pula yang kemudian tidur sampai hari menjelang siang. Agar efektif meningkatkan energi saat puasa, tidur habis sahur sebaiknya dilakukan selama 2 jam saja.

Tidur berfungsi untuk mengistirahatkan dan mengembalikan fungsi tubuh setelah beraktifitas seharian. Agar badan tetap sehat, umumnya orang menghabiskan sepertiga waktunya dalam sehari untuk tidur. Namun lama waktu tidur ini bisa berrvariasi pada setiap orang.

Umumnya orang memerlukan waktu tidur selama 4 – 11 jam setiap hari, tergantung pada kebiasaan dan karakteristik genetiknya. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Turki, 75 persen orang tidur selama 7 – 8 jam sehari. Namun ketika puasa Ramadhan, lama waktu tidur ini harus terputus oleh makan sahur.

“Gangguan tidur dapat dialami selama bulan Ramadhan akibat jam makan sahur yang terkadang menyela waktu tidur. Agar badan tetap energik, tidur 2 jam selepas sahur sudah cukup bagi tubuh. Tidur lebih lama akan memiliki efek negatif pada kinerja tubuh di siang hari,” kata dr Abdullah zkardeş, spesialis neurologi di Memorial Şişli Hospital, Turki seperti dilansir Today’s Zaman, Minggu (22/7/2012).

Selain itu, makanan dan minuman yang dikonsumsi selama Ramadhan juga mempengaruhi perilaku tidur. Menurut dr Abdullah, orang yang mengkonsumsi banyak teh dan kopi ketika berbuka puasa dan sahur dengan harapan akan merasa energik sepanjang hari justru akan sering merasa lekas marah dan cemas.

Perubahan waktu makan karena sahur dan buka puasa juga ikut mempengaruhi pola tidur. Umumnya orang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk jatuh tidur selama bulan Ramadhan sehingga akan mengurangi lama tidur secara keseluruhan.

“Perubahan ini menyebabkan orang terbangun dengan perasaan lelah. Pada gilirannya, hal ini akan menyebabkan kantuk dan mengganggu konsentrasi di siang hari. Penderita gangguan tidur selama Ramadhan ini juga mengeluhkan masalah yang sama karena mengkonsumsi kopi dan teh secara berlebihan,” kata dr Abdullah.

Oleh karena itu, dr Abdullah menyarankan agar teh dan kopi sebaiknya dikonsumsi sesedikit mungkin ketika habis puasa. Untuk mengurangi masalah tidur dan efek negatifnya di bulan Ramadhan, usahakan agar tetap tidur dengan lama waktu yang sama seperti hari biasa.

Berkurangnya lama waktu tidur atau terjadinya perubahan pola tidur dapat mempengaruhi fungsi tubuh sehari-hari. Jika merasa lelah, mudah marah, pelupa atau sulit konsentrasi, bisa jadi gangguan ini disebabkan oleh masalah tidur dan lapar.

“Jika memungkinkan, cobalah untuk beristirahat dan bersantai sejenak pada suatu waktu,” pungkas dr Abdullah.

http://ramadan.detik.com/read/2012/07/22/094718/1971467/631/tidur-habis-sahur-sebaiknya-cukup-2-jam-saja

Bagaimana agar tetap FIT saat puasa ramadhan? Bagaimana agar bisa puasa sebulan penuh & tetap sehat?

3. MAKAN SAHUR
Saat sahur, cukupkan mkn karbohidrat (nasi,dll), protein+lemak (telur,daging dll), vitamin+mineral (sayur,buah). Makan sahur berguna untuk tenaga bekerja seharian, jadi jumlahnya harus cukup.
Saat sahur, konsumsi cairan harus cukup sekitar 0,5-1Liter (500-1000cc) cairan utk dewasa, karena akan dipakai seharian.
Rasulullah saw. bersabda: Makan sahurlah kalian, karena pada makan sahur itu terdapat keberkahan. (Shahih Muslim No.1835)

4. SEGERA BERBUKA

Saat AKAN BUKA puasa, umumnya kadar gula menjadi rendah, disertai dehidrasi dengan gejala lapar, lemas, dll. Sebaiknya segera buka puasa dengan air (untuk atasi dehidrasi) & makanan kecil yang manis (untuk naikkan gula darah). ‘Makanan Kecil’ yang bisa dimakan saat buka misalnya Kurma, Kolak, bubur, Jus, Kue dll (relatif bebas, asal tidak banyak).
Rasulullah saw. bersabda: Orang-orang itu senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. (Shahih Muslim No.1838)
Sebaiknya JANGAN langsung makan besar ketika buka puasa, kenapa? Agar tubuh menyesuaikan diri dulu.
Makan besar (nasi+lauk lengkap & banyak) di awal buka puasa, bisa naikkan hormon Insulin secara drastis dan cepat. Kenaikan insulin mendadak+drastis akibat makan besar di awal buka, bisa membuat kita mengantuk setelah makan.
Sebaiknya makan besar setelah Tarawih, agar tubuh menyesuaikan diri dulu & tidak ngantuk saat shalat Tarawih.
Makanlah dengan komposisi lengkap: karbohidrat (nasi dll) + protein & lemak(daging dll), vitamin & mineral(sayuran+buah).
Dengan makan dengan komposisi yang lengkap, tubuh akan tercukupi kebutuhannya, sehat dan selalu fit. Multivitamin/nutrisi herbal? Tidak perlu bila makan kita selama Ramadhan selalu cukup komposisi dan jumlahnya.

Wallahu a’lam..

http://www.facebook.com/notes/acil-priyatiningsih/rahasia-fit-saat-puasa/10150918591941965

Bagaimana agar tetap FIT saat puasa ramadhan?bagaimana agar bisa puasa sebulan penuh & tetap sehat?

1. MINUM CUKUP

Kebutuhan cairan manusia kira2 1L tiap 25kg BB tiap hari(tanpa olahraga). MISAL: Berat Badan(BB) Mr.X 65kg, berarti dlm 1hari Mr.X harus minum sekitar 2,5 Liter(2500cc) cairan. Kecukupan minum adalah HAL YG WAJIB DIPENUHI agar TETAP FIT BEKERJA selama Ramadhan.
Dehidrasi (kuran cairan) adalah MUSUH UTAMA bagi prajurit” -Lt.Harry, Band Of Brothers- Hal ini berlaku juga untuk orang yang puasa. Saat Ramadan, waktu minum hanya sekitar 10jam (termasuk waktu tidur),jadi HARUS TERATUR MINUM tiap jam (saat tidak tidur).
Tanda kecukupan cairan : kencing berwarna bening (jernih tidak kuning) saat malam hari.
Saat sahur, biasakan minum antara 0,5-1 Liter Cairan (utk org dewasa), untuk persiapan aktifitas seharian. Kekurangan minum akan berakibat dehidrasi, dg gejala LEMAH, LETIH dan TIDAK KUAT BEKERJA.
Bagaimana bila saat mudik terus kepanasan-dehidrasi di jalan? Simak Hadist shahih berikut:.

Rasulullah saw. bersabda: “Bukan termasuk kebaikan kalian berpuasa dalam perjalanan.” (Shahih Muslim No.1879)


2. TIDUR CUKUP

bila kita cukup tidur, semua kerusakan tubuh karena bekerja seharian dipulihkan. Tidurlah 4-8 jam sehari tergantung kebutuhan. Tanda cukup tidur adalah badan segar saat bangun.
Wallahu a’lam..

sumber : http://www.facebook.com/notes/acil-priyatiningsih/rahasia-fit-saat-puasa/10150918591941965

Hari yang paling ditunggu-tunggu tak lain dan tak bukan adalah akhir pekan. Setelah menghabiskan seminggu yang sibuk, Sabtu dan Minggu pagi adalah waktu terbaik untuk menghabiskan waktu melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan pada hari kerja.

Ketika akhir pekan, ada keistimewaan untuk boleh bermalas-malasan atau memanjakan diri di pagi hari. Kesempatan ini tak akan diperoleh di hari kerja biasa yang sibuk. Bermalas-malasan tidak dilarang, apalagi di akhir pekan. Bahkan bisa bermanfaat.

Seperti dilansir Fitsugar, Sabtu (30/6/2012), berikut adalah manfaat bermalas-malasan di akhir pekan:

1. Melepas stres
Stres akibat pekerjaan seringkali tak terasa sebab sudah menjadi bagian dari keseharian. Di akhir pekan, ada kesempatan yang luas di mana pikiran terbebas dari stres dan tugas-tugas kantor yang menyita perhatian.

2. Banyak waktu untuk diri sendiri
Salah satu manfaat bersantai di pagi akhir pekan adalah lebih memiliki banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang biasanya sulit dilakukan di hari kerja. Ada banyak kesempatan yang bisa dilakukan untuk menikmati waktu luang, mulai dari menghabiskan waktu dengan membaca buku, bermeditasi atau bahkan hanya merenung.

3. Terhindar dari macet
Hari-hari sibuk tak lepas dari lalu lintas yang padat dan macet. Tapi hal itu tak perlu terjadi di akhir pekan, sebab ini adalah saat di mana bekerja adalah pantangan dan refreshing adalah sebuah keharusan. Macet dan polusi telah diketahui berakibat buruk bagi kesehatan.

4. Olahraga ringan di tempat tidur
Peregangan membantu meningkatkan energi saat alarm dibiarkan tak berbunyi di akhir pekan. Lakukan peregangan selama beberapa menit agar tubuh merasa segar, bisa dengan memutar tulang belakang hingga melakukan posisi kobra. Peregangan setelah tidur ini akan membantu melepas penat dan stres.

5. Awali hari dengan kopi
Bermalas-malasan di tempat tidur jangan terlalu lama, sebab dapat membuat badan pegal karena kurang bergerak. Jika di hari kerja kafein biasanya dipakai untuk meningkatkan semangat di kantor, maka di akhir pekan, kafein juga bisa diminum untuk meningkatkan kebugaran.

Kopi telah terbukti memiliki banyak manfaat, yaitu mengurangi risiko diabetes dan depresi serta meningkatkan daya ingat.

TUBUH secara alami memiliki jam biologis yang berfungsi mengatur apa yang harus dilakukan tubuh secara alami. Salah satunya, jam biologis waktu bangun tidur. Bagaimana dengan jam biologis Anda?

Banyak orang kini yang bangun dari tidur dengan bantuan waker. Karena tanpa bantuan waker atau tanpa dibangunkan orang lain, maka Anda mungkin bisa telat beraktivitas.

Anda merasa jam biologis bangun tidur Anda bermasalah? Bisa kok diperbaiki.

“Jam biologis ini berfungsi mengatur kapan tubuh harus beristirahat, kapan tubuh memerlukan makanan atau kegiatan lainnya yang dilakukan tubuh selama 24 jam. Ini disebut circadian clock. Jika sudah terbiasa bangun karena dibangunkan waker, maka mereka mengalami yang disebut para peneliti social jet lag. Bisa kok diperbaiki,” tutur Astri Kurniawati, M.Si, Manager of Nutrition and Health Science Department, Nutrifood Research Centre, dalam diskusi media dan Nutrifood dengan tema Diabetes Attacks Younger People di fX Plaza, Jakarta, Rabu, 27 Juni 2012.

Astri menjelaskan, social jet lag adalah mereka yang ketika tidur, tidak bisa bangun sendiri. Mereka memiliki ketergantungan kepada waker. Padahal, tubuh memiliki jam tersendiri, kapan harus bangun dan kapan harus tidur. Itu disebut circadian clock. Circadian clock yang terganggu ini, dapat juga memengaruhi insulin dalam tubuh.

Lantas, bagaimana memerbaiki circadian clock agar tidak terus-menerus mengalami social jet lag?

“Caranya dengan membiasakan tidur lebih cepat. Agar tubuh secara alami akan bangun lebih cepat. Bagaimana agar bisa cepat tidur? Semua ini karena kebiasaan yang dibentuk sehari-hari,” jelas Astri.

Untuk dapat membiasakan diri tidur lebih awal agar bisa memperbaiki jam biologis bangun tidur, serta mendukung tidur malam berkualitas, Astri menyarankan kiat-kiat berikut:

– Tidak beraktivitas di malam hari. Kalau bias, hentikan pekerjaan di tengah malam.

– Olahraga empat jam sebelum tidur. Karena dengan berolahraga akan banyak energi yang terbuang. Tubuh menjadi lelah dan butuh tidur.

– Jauhkan handphone atau alat-alat elektronik seperti televisi. Ini agar tak ada gangguan ingin nonton atau main handphone.

– Minum susu hangat sebelum tidur. Susu diyakini membuat tidur lebih nyenyak. Pada susu, ada zat yang disebut triptofan. Ketika mengalir dalam aliran darah, triptofan melepaskan hormon mealtonin, perangsang tidur. (ina)

http://health.okezone.com/read/2012/06/27/486/654905/cara-perbaiki-jam-biologis-waktu-bangun-tidur