Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Posted: 17 Agustus 2010 in Tips dan Trik
Tag:, , , , ,

Puasa membuat mulut berbau tak sedap? Jangan khawatir, masih ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Bau mulut memang sering membuat kita menjadi kurang percaya diri. Lawan bicara pun bisa menjadi salah tingkah dibuatnya.

Tapi, Anda tak perlu puasa bicara hanya karena masalah bau mulut karena hal ini bisa dihindari. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah bau nafas tak sedap:

Bersihkan mulut
Rajin menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi, gusi, dan lidah setiap pagi dan malam hari, termasuk setiap selesai makan sahur dan berbuka puasa. Jika lalai menjaga kebersihan mulut, sisa-sisa makanan akan memancing bakteri untuk membusukkannya sehingga menimbulkan nafas tak sedap serta kerusakan gigi.

Jangan lupa untuk membersihkan bagian belakang lidah menggunakan sikat gigi berbahan nilon yang lembut. Sebab, area tersebut merupakan tempat berkumpulnya bakteri.

Pasta gigi triclosan
Ketika membeli pasta gigi, hindari pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfate. Sebab, senyawa tersebut dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan seperti iritasi. Sebaliknya, cari pasta gigi yang mengandung triclosan, yakni agen antibakteri yang berguna untuk mengurangi bau mulut.

Dental floss
Gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sisa-sisa makanan dari sela-sela gigi secara sempurna. Sebab, sikat gigi biasa tidak mampu menjangkau celah sempit di antara gigi. Jika perlu, berkumur dengan larutan penyegar mulut (mouthwash) untuk mencegah nafas tak sedap. Namun, hindari larutan penyegar mulut yang mengandung alkohol.

Hindari makanan berbau menyengat
Hindari sejumlah makanan yang memiliki aroma khas seperti bawang putih, bawang merah merah, petai, atau durian. Jenis makanan tersebut masih menyisakan bau pada nafas dan sendawa bahkan hingga 72 jam setelah dikonsumsi.

Setelah dicerna, kandungan protein dalam makanan tersebut akan didistribusikan melalui aliran darah, lantas dibawa ke paru-paru dan keluar bersama nafas hingga keluar dari sistem tubuh.

Minum banyak air putih
Perbanyak konsumsi air putih pada saat sahur dan berbuka puasa untuk membuat mulut tejaga kelembapannya. Mulut kering bisa menimbulkan bau nafas tak sedap. Saliva berperan dalam mencegah pertumbuhan bakteri yang berkontribusi terhadap bau mulut, dengan cara membersihkan mulut dan menghilangkan sisa-sisa makanan yang menjadi penyebab bau mulut.

Meniup hidung
Sering-seringlah meniupkan udara keluar dari hidung, terutama ketika menderita flu atau alergi, untuk mencegah bau nafas tak sedap.

sumber : mediaindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s