Bukan Sitkom 2

Posted: 14 Januari 2010 in Cerpen
Tag:, , , ,

“HP kedua”
pagi-pagi arah jakarta kereta sangat padat akan orang-orang yang mungkin dia adalah karyawan sebuah perusahaan menengah yang menggaji karyawannya dengan gaji batas minimum UMR, atau mungkin pedangang asal pinggiran depok, bogor yang berniat berniaga di jakarta, atau mungkin ,mahasiswa sepertiku, atau mungkin juga orang yang sekedar iseng dan cukup sangat iseng jika tanpa tujuan naik kereta pagi bogor jakarta yang notabenenya manusia berjubel didalamnya. atau yang terakhir adalah dari kalangan kriminator, diantaranya adalah copet.

“yakin lo gak ilang tuh HP ditaro ditas gitu…?”
“yakinlah bay…!!!, nih liat gua taro paling bawah setelah buku-buku biar kalo copet ngerogoh ambil-ambil dah tuh buku”ujarnya meyakinkanku.
(kesalahan pertamanya di cerita ini, yaitu terlalu yakin dan mengatakan hal itu dengan gaya yang ngeselin)

memang setelah kehilangan yang pertama, atau mungkin tepatnya pengikhlasan yang pertama ryan tak lama segera mendapat pengganti, bahkan dua HP kini ia miliki.
satu nokia yang tergolong sangat murah baginya, ditaruhnya di saku terluar dari tasnya dan SE terbaru yang tadi dibicarakan.
keadaan kereta seperti yang sudah diperkirakan, penuh, padat nan sumpek. bak ikan sarden dalam kemasan kaleng semua orang hampir menyatu, sebuah ironik praktis dari faham kemuhriman. mungkin diantara wanita yang “tersentuh” tak sengaja adalah seorang muslimah yang baik, jika boleh melebihi fikirnya mungkin tak ada niatannya untuk memerdekakan orang menyentuhnya yang mungkin juga sebenarnya tak berniat menyentuhnya. wallahualam.

setelah turun di statsiun UI…
“bay…!!!tas gua bolong!!!”
“ah serius lo…?”
“serius udah bubar bay”
(thuit…@!!?#! sungguh ngeselin ini orang)

“coba cek HP lo masih ada gak?”
“ilanglah, orang tas gua dibolongin dari bawah…!!!” ngototnya membentak padaku.
(kesalahan kedua, membentak orang yang berusaha menolong)

“nokia lo masih ada gak?”
“ada..” jawabnya panik.
cerdas betul copet ini, dengan megaplikasikan beberapa teori bak ilmuwan terbukti ia sukses besar dengan membobol HP seharga jutaan. diantaranya teori resiko, teori menejemen waktu, teori efektivitas dan teori nyesek, karna dengan sengaja menyisakan nokia berharga murah yang jelas-jelas lebih mudah diambil bahkan untuk copet amatir sekalipun.

“ayo bay naek lagi cari HP gua…!!!”
(malang nian engkau yan…tidakkah kau tahu bahwasanya tiket kita sekali jalan dan hanya sampai depok. terlebih itu merupakan hal yang sia-sia…!!..,#@$%#%^&. ini termasuk kesalahan ketiga)

“udah yan ikhlasin aja, pintar-pintarlah mengambil hikmah dari setiap kejadian.”

bersambung…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s